Pemkab Situbondo Salurkan Dana Hibah Rp1,17 Miliar untuk Tempat Ibadah di 17 Kecamatan

- Editorial Team

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Situbondo Serahkan Bantuan Hibah untuk Tempat Ibadah Secara Simbolis.(foto: DapurRakyatNews).

Bupati dan Wakil Bupati Situbondo Serahkan Bantuan Hibah untuk Tempat Ibadah Secara Simbolis.(foto: DapurRakyatNews).

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Situbondo menyalurkan dana hibah senilai lebih dari Rp1,175 miliar untuk mendukung pembangunan dan perbaikan tempat ibadah di 17 kecamatan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Kamis (7/8/2025), dan disambut antusias oleh para penerima hibah.

Wakil Bupati Situbondo, Hj. Ulfiyah, menegaskan bahwa isu mengenai penghapusan dana hibah untuk masjid dan musala adalah tidak benar. Ia menekankan komitmen pemerintah daerah terhadap penguatan sektor keagamaan tetap berjalan dan konsisten.

“Ada isu yang menyebut dana hibah untuk masjid dan musala dihapus. Hari ini kami buktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo tetap berkomitmen menyalurkan bantuan tersebut,” tegas Ulfiyah dalam sambutannya.

Besaran dana yang disalurkan bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp250 juta, menyesuaikan dengan kebutuhan dan proposal masing-masing lembaga. Dana hibah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat untuk meningkatkan kualitas infrastruktur tempat ibadah agar lebih layak, nyaman, dan representatif.

Pada kesempatan itu, Wabup Ulfiyah yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, mengutip dawuh KH Raden Ahmad Azaim Ibrahimy tentang pentingnya peran guru ngaji di musala sebagai pendidik awal anak-anak dalam mengenal Al-Qur’an.

“Doa mereka sangat mustajab. Maka kami mohon doa agar Situbondo benar-benar naik kelas, sesuai visi-misi pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Memperingati Harhubnas 2023, Ini kata Kadis Perkimhub Yayak Nurwahyudi

Ulfiyah juga menyoroti kondisi sejumlah tempat ibadah di wilayah terpencil yang masih minim fasilitas dasar. Salah satunya adalah musala yang belum memiliki tempat wudu, sehingga warga harus berwudhu di sembarang tempat. Hal ini, katanya, menjadi perhatian serius Pemkab Situbondo.

Penyaluran bantuan teknis akan dilakukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berdasarkan proposal yang diajukan oleh masing-masing lembaga.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Situbondo, Huda Hazamal, yang hadir mewakili Kepala Kejari, mengingatkan seluruh penerima hibah agar bertanggung jawab secara administratif dan hukum.

Baca Juga:  Dalam Rangka Pilkades Serentak, Kapolres Situbondo Petakan Daerah Rawan Konflik

“Dana hibah ini berasal dari anggaran daerah dan harus dipertanggungjawabkan. Kami mengimbau agar laporan penggunaan dana disampaikan paling lambat akhir Desember 2025, sesuai juklak dan juknis yang berlaku,” tegas Huda.

Ia menambahkan bahwa pihak kejaksaan akan mengawal akuntabilitas penggunaan dana tersebut demi menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pemerintah daerah.

Dengan tersalurnya dana hibah ini, Pemkab Situbondo berharap tempat-tempat ibadah di pelosok desa dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB