Insentif Kader Posyandu Situbondo Cair Sebelum Akhir Tahun, Naik di 2026

- Editorial Team

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, dr Sandi Hendrayono saat di pendopo Kabupaten Situbondo ( Foto DapurRakyatNews )

Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, dr Sandi Hendrayono saat di pendopo Kabupaten Situbondo ( Foto DapurRakyatNews )

Dapurrakyatnews – Kabar gembira datang untuk ribuan kader Posyandu di Kabupaten Situbondo. Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan bahwa insentif tahun 2025 akan dicairkan sebelum tutup tahun.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, dr. Sandi Hendrayono, usai menemui Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio di Pendopo Kabupaten, Rabu (6/8/2025).

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka meminta tanda tangan surat keputusan (SK) penetapan penerima insentif kader Posyandu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SK penetapan penerima insentif telah ditandatangani langsung oleh Bapak Bupati. Ini sesuai dengan arahan beliau agar proses pencairan bisa segera dilakukan setelah pengesahan Perubahan APBD 2025,” ujar dr. Sandi kepada wartawan.

Baca Juga:  Hujan Deras Dari Siang Hingga Malam, Akibatkan Pohon Tumbang hingga Longsor

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menganggarkan Rp2,8 miliar untuk membayar insentif kepada 5.703 kader Posyandu yang tersebar di seluruh kecamatan. Masing-masing kader akan menerima Rp500 ribu untuk tahun 2025.

Tak hanya itu, dr. Sandi juga mengungkapkan rencana kenaikan insentif untuk tahun anggaran 2026.

“Tahun depan akan naik menjadi Rp600 ribu per tahun, dan akan dicairkan dua kali dalam setahun, masing-masing sebesar Rp300 ribu per semester,” jelasnya.

Peningkatan insentif tersebut, lanjut dr. Sandi, diharapkan bisa memotivasi para kader Posyandu dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menekankan, keberhasilan program kesehatan tidak lepas dari peran aktif para kader.

Baca Juga:  Sinergitas Babinsa Kapongan Bersama Warga Tangani Pohon Tumbang

“Tenaga medis terbatas. Maka keterlibatan kader Posyandu sangat strategis dalam mendukung berbagai program kesehatan daerah, termasuk pengendalian stunting,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Mas Rio menegaskan bahwa kader Posyandu harus tetap fokus pada pelayanan masyarakat dan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis.

“Fokus saja pada pelayanan kesehatan masyarakat. Urusan politik, biarlah menjadi urusan saya dan Mbak Ulfi bersama teman-teman partai. Kader harus tetap profesional dalam menjalankan tugasnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Resmikan Pembangunan Hotel Bintang Empat, Begini Pesan Bupati Situbondo

Terkait program nasional pengentasan stunting, Mas Rio juga membeberkan langkah strategis dengan mengarahkan ahli gizi untuk melakukan kajian terhadap tanaman lokal Maronggi (daun kelor).

“Tanaman ini kaya gizi dan potensial sebagai bahan pangan lokal untuk menurunkan angka stunting. Kami minta ahli gizi untuk merumuskan olahannya, dan nantinya kader Posyandu akan kami libatkan dalam sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kesejahteraan kader, diharapkan program-program kesehatan di Situbondo dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru