Festival Hadrah Meriahkan Bulan Bung Karno, 50 Grup Tampil di Sumenep

- Editorial Team

Selasa, 10 Juni 2025 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Nuansa religius dan semangat kebangsaan menyatu dalam Festival Hadrah Kabupaten Sumenep yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Sebanyak 50 kelompok hadrah dari berbagai desa turut ambil bagian dalam festival yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, di Lapangan Sepakat, Kecamatan Lenteng, Selasa (10/6/2025) malam.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni Islami, tetapi juga wahana pelestarian budaya lokal yang sarat nilai-nilai spiritual. Festival tersebut dikemas meriah dengan pameran puluhan UMKM, yang menawarkan beragam produk lokal mulai dari kuliner, kerajinan tangan hingga busana khas Madura.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga seni tradisional seperti hadrah sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sumenep.

“Festival hadrah bukan sekadar hiburan. Ini adalah momentum untuk memperkuat identitas kultural masyarakat di era modern, agar tetap terjaga sepanjang masa,” ujar Wabup.

Menurutnya, hadrah telah menjadi bagian dari ekspresi keagamaan dan budaya masyarakat Madura, khususnya Sumenep. Karena itu, pelestariannya tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap seni hadrah tidak hanya bertahan, tapi berkembang. Generasi muda harus memahami bahwa nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung di dalamnya adalah warisan yang sangat berharga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup menyatakan bahwa festival ini merupakan bentuk pembinaan karakter bagi generasi muda. Ia menyebut seni hadrah mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, kerja sama, hingga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.

Baca Juga:  Lantik 15 Pejabat, Bupati Karna Situbondo Harapkan Kerja Benar dan Nyata

“Ini bukan sekadar pertunjukan seni. Ini adalah pembinaan karakter, spiritualitas, dan kebersamaan. Seni tradisional seperti hadrah perlu kita rawat bersama, agar tidak hilang ditelan zaman,” tandasnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, selaku ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa festival tahun ini diselenggarakan lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 50 grup hadrah dari berbagai desa ikut serta, memperebutkan Piala Bupati Sumenep.

“Festival hadrah dan pameran UMKM berlangsung selama 12 hari, mulai 10 hingga 21 Juni 2025. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelaku seni dan pelaku ekonomi lokal untuk menunjukkan potensi mereka,” jelasnya.

Baca Juga:  Salah Satu Korban Perahu Nelayan yang Tenggelam di Perairan Sapudi Ditemukan Selamat

Ia berharap acara ini bisa mendorong lahirnya regenerasi dalam dunia seni hadrah, sekaligus menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat lewat sektor UMKM.

Festival ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya bisa bersinergi dengan pengembangan ekonomi dan pendidikan. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, Sumenep menunjukkan komitmennya dalam menjaga kearifan lokal agar tetap hidup dan relevan.

Tidak sedikit pengunjung yang datang dari luar kecamatan untuk menyaksikan pertunjukan. Mereka disuguhi irama tabuhan rebana, lantunan shalawat, serta berbagai produk khas Madura dari para pelaku UMKM.

“Saya datang dari Kecamatan Rubaru bersama teman-teman hanya untuk menonton. Acaranya meriah dan bikin bangga jadi orang Sumenep,” ujar Yusri, salah satu penonton muda.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru