Tingkatkan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Sumenep Gandeng ITS Surabaya

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kemitraan strategis dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah pesisir dan kepulauan Madura. Kerja sama ini dikemas melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan media pembelajaran digital.

Program ini resmi dimulai dengan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Revitalisasi Pendidikan Digital: Implementasi Desain Grafis berbasis Kecerdasan Buatan dalam Pengembangan Media Belajar untuk Guru di Kabupaten Sumenep yang digelar di ruang rapat Kantor Dinas Pendidikan Sumenep pada Rabu, 22 Mei 2024.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Fatimah Umar, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam memanfaatkan AI sebagai sarana menciptakan media pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Era sekarang menuntut digitalisasi di segala sektor, termasuk pendidikan. Melalui kerja sama ini, kami berharap guru-guru di Sumenep, terutama yang berada di wilayah kepulauan, mampu beradaptasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran,” ujarnya. Jumat (23/5/2025).

Fatimah menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme. ITS dapat mengimplementasikan program pengabdiannya, sementara Dinas Pendidikan Sumenep memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan kapasitas SDM guru.

Salah satu dosen ITS yang terlibat, Sri Pingit Wulandari, menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam desain media belajar mampu menghasilkan materi ajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami siswa.

Baca Juga:  SDN Gapurana IV Tampilkan Aneka Kerajinan dalam Pameran Pendidikan

“AI memberikan kemudahan bagi guru dalam merancang media belajar yang tidak hanya visual menarik, tetapi juga disesuaikan dengan karakteristik siswa,” ujar Wulandari.

Namun demikian, ia mengakui bahwa masih terdapat tantangan signifikan dalam implementasi program ini, terutama terkait keterbatasan infrastruktur di wilayah kepulauan, seperti akses internet yang belum merata.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ITS dan Dinas Pendidikan Sumenep mengadopsi metode Yraining of Trainers (ToT), yakni melatih sejumlah guru di wilayah daratan untuk kemudian menularkan pengetahuannya kepada rekan-rekan guru di daerah kepulauan.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Sumenep Gaungkan Sekolah Responsif Gender, Jadi Pelopor di Indonesia

“Model pelatihan berantai ini kami nilai efektif untuk menjangkau guru-guru di wilayah yang sulit dijangkau secara langsung,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi berencana menggelar pelatihan pembuatan media ajar berbasis AI bagi guru PAUD, SD, dan SMP di awal tahun ajaran baru 2024/2025. Diharapkan, inisiatif ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan merata hingga ke pelosok kepulauan Madura.

“Kami optimis, dengan kerja sama berkelanjutan, pendidikan di Sumenep, khususnya di daerah pesisir dan kepulauan, akan semakin maju dan inklusif,” pungkas Wulandari.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat
Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar
Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri
Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa
Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya
Angin Kencang Terjang Camplong Sampang, 60 Rumah dan SMPN 1 Rusak, Satu Warga Luka
Distribusi MBG Dibeberapa SD di Sampang Mandek, Ada Apa ?

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:53 WIB

Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat

Rabu, 15 April 2026 - 22:04 WIB

Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:19 WIB

Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:47 WIB

Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa

Senin, 22 Desember 2025 - 15:01 WIB

Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB