Pelayanan Publik di Kecamatan Masalembu Amburadul, Anggota DPRD Sumenep Desak Pemkab Sumenep Lakukan Evaluasi

- Editorial Team

Sabtu, 8 Februari 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Juhairi, anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Nasdem dengan latar belakang foto warga yang kecewa terhadap amburadulnya pelayanan publik di Kecamatan Masalembu.

Ahmad Juhairi, anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Nasdem dengan latar belakang foto warga yang kecewa terhadap amburadulnya pelayanan publik di Kecamatan Masalembu.

Dapurrakyatnews – Warga Kecamatan Masalembu mengeluhkan buruknya pelayanan publik yang diberikan oleh berbagai lembaga pemerintahan di wilayah mereka. Mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga pelayanan administrasi kependudukan, semuanya dinilai amburadul. Hal ini disampaikan oleh Ahmad Juhairi, anggota DPRD Sumenep dari Fraksi Nasdem.

“Mulai dari soal jam buka kantor yang tidak disiplin, sampai soal terhambatnya pembuatan dokumen karena harus menunggu pimpinan lembaga pemerintahannya yang tidak ada di tempat,” ujar Ahmad Juhairi kepada Dapur Rakyat News, Sabtu (8/2/2025).

Menurutnya, akar permasalahan ini adalah kebiasaan para pimpinan lembaga pemerintah yang lebih banyak menghabiskan waktu di daratan ketimbang di wilayah tugas mereka di kepulauan.

“Camat dan pejabat kepala desa harus lebih intens berada di wilayah tugasnya. Sebagai perwakilan bupati di kecamatan, camat harus memastikan seluruh unsur lembaga pemerintahan menjalankan perannya dengan baik dan maksimal untuk melayani masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa warga kepulauan tidak boleh dipersulit dalam pengurusan dokumen dan pelayanan publik hanya karena pejabat yang bersangkutan tidak berada di tempat atau karena kantor layanan belum buka meski sudah masuk jam kerja.

Baca Juga:  Polsek Beruntung Baru Bagi Sembako di Tiga Desa Ini

“Oleh karena itu, saya mengingatkan dan mendesak pemerintah kabupaten Sumenep untuk benar-benar menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan maksimal, khususnya di wilayah kepulauan,” ujarnya dengan nada serius.

Juhairi juga memperingatkan agar pemerintah kabupaten tidak terkesan gagal dalam menjalankan tata kelola pemerintahan di wilayah kepulauan.

“Sebagai pimpinan, seorang bupati tidak boleh kalah atau takut pada bawahannya,” tambahnya.

Baca juga: Fenomena Baru, Camat Beserta Sejumlah Pj Kepala Desa di Kecamatan Masalembu Diduga Kompak tidak Ngantor

Ia pun mendesak agar dilakukan evaluasi besar-besaran terhadap pejabat pemerintahan yang bertugas di kepulauan. Jika ditemukan pejabat yang tidak bekerja secara maksimal atau tidak mematuhi aturan, maka sebaiknya segera diberhentikan.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Luncurkan SIMANTRA, Perkuat Manajemen Talenta ASN untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

“Warga kepulauan juga bagian dari Kabupaten Sumenep. Sudah cukup mereka menderita karena infrastruktur yang tidak layak, jangan lagi ditambah dengan pelayanan publik yang buruk,” tegasnya.

Juhairi menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa slogan Bismillah Melayani yang diusung pemerintah Sumenep harus benar-benar terbukti di lapangan, terutama di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat pemerintahan dan sangat membutuhkan perhatian lebih.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB