Puskesmas Nonggunong Luncurkan Inovasi CALLBU untuk Dampingi Ibu Hamil Berisiko Tinggi

- Editorial Team

Rabu, 5 Februari 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan menekan angka kematian ibu (AKI), Puskesmas Nonggunong terus berinovasi dengan program CALLBU (Call Bumil).

Program ini berfokus pada pendampingan intensif bagi ibu hamil berisiko tinggi, termasuk layanan jemput bola dengan ambulans 24 jam.

Bidan Koordinator Puskesmas Nonggunong, Hidayawati, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk mengubah paradigma pelayanan kesehatan ibu hamil, dari sekadar pemeriksaan rutin menjadi pendampingan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Dengan CALLBU, kami memastikan ibu hamil berisiko tinggi mendapatkan pendampingan sejak awal kehamilan. Mereka dimasukkan dalam grup WhatsApp khusus yang berisi dokter, bidan, ahli gizi, dan analis kesehatan untuk memantau kondisi mereka secara intensif,” katanya. Rabu (5/2/2025).

Menurutnya, apabila ditemukan ibu hamil yang kurang kooperatif atau memiliki kendala dalam mengakses fasilitas kesehatan, tim Puskesmas Nonggunong akan melakukan kunjungan rumah.

Pendekatan ini juga melibatkan lintas sektor, seperti pemerintah desa dan tokoh masyarakat, guna memastikan setiap ibu hamil mendapatkan perhatian yang layak.

Baca Juga:  12 Nama Lolos Seleksi JPT Pratama Sumenep 2026 Diumumkan, Ini Kandidat di Empat Jabatan Strategis

“Selain itu, bagi ibu hamil yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit, tersedia Perahu Siaga yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Fasilitas ini menjadi solusi bagi ibu hamil di daerah kepulauan, yang sulit dijangkau dengan transportasi darat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa pada hari ini (5/2/), salah satu ibu hamil yang didampingi melalui program ini, Ny. EY dari Desa Sonok, berhasil melahirkan dengan selamat setelah dijemput menggunakan ambulan Puskesmas Nonggunong.

Baca Juga:  Identifikasi Korban Perahu Karam di Situbondo Selesai, Pemkab Sumenep Berikan Dukungan Penuh

“Proses pendampingan dilakukan oleh bidan desa setempat bersama Kepala Tata Usaha Puskesmas Nonggunong, Yufita Yuyun Nur Arofah, A.Md.Keb,” pungkasnya.

Dengan inovasi ini, Puskesmas Nonggunong berharap dapat terus meningkatkan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil, terutama mereka yang berada dalam kondisi berisiko tinggi, sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan semaksimal mungkin.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru