Petani Silaut Hilang Terseret Arus Sungai, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian

- Editorial Team

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Seorang petani bernama Riki Pinaldo (31), warga Pasar Melintang, Nagari Sungai Sirah, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Lubuk Kalam, Selasa (14/1/2025) malam. Hingga Kamis (16/1), upaya pencarian yang melibatkan tim gabungan belum membuahkan hasil.

Kejadian tragis ini bermula saat korban dan tiga rekannya hendak menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang dari ladang. Riki bersama salah satu rekannya mencoba berenang ke seberang untuk mengambil rakit. Namun, debit air yang tiba-tiba meningkat dengan arus deras membuat rekan korban kembali ke daratan. Sayangnya, Riki tidak berhasil kembali dan hilang terseret arus.

Baca Juga:  Maklumat Pencarian UPP Sapudi: Dua Nelayan Selamat, Satu Masih Dalam Pencarian

“Peristiwa ini disaksikan langsung oleh rekan-rekan korban yang berada di tepian sungai,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defri Siswandi, Kamis (16/1).

Rekan-rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga. Informasi ini kemudian diteruskan kepada anggota DPRD Pesisir Selatan, Musmulyadi Kutai, sebelum akhirnya dilaporkan ke BPBD Pesisir Selatan.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, serta warga setempat telah dikerahkan sejak Rabu pagi untuk menyisir lokasi kejadian.

“Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dengan menyusuri sepanjang aliran sungai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” tambah Defri.

Baca Juga:  Kapolres Pessel Sampaikan Pesan Kamtibmas Jelang Pilkada Pada Tokoh Masyarakat Bayang dan Bayang Utara

Warga setempat turut membantu pencarian dengan menyisir sungai secara manual. Menurut Defri, tantangan utama dalam proses ini adalah derasnya arus sungai dan tingginya debit air akibat hujan di hulu.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih berlangsung. BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru