Jalan Kabupaten di Kalowang Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Bangun Tangkis Laut

- Editorial Team

Rabu, 1 Januari 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga desa setempat saat melakukan kerja bakti untuk menutupi jalan yang rusak akibat abrasi.

Warga desa setempat saat melakukan kerja bakti untuk menutupi jalan yang rusak akibat abrasi.

Dapurrakyatnews – Kerusakan parah melanda jalan kabupaten yang melintasi Desa Kalowang, Kecamatan Gayam, akibat abrasi dan gelombang laut yang terus menggerus badan jalan. Ketiadaan tanggul laut di sepanjang garis pantai desa, menjadi faktor utama penyebab kerusakan tersebut.

Salam, salah satu tokoh pemuda Desa Kalowang, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. Dalam keterangannya kepada pewarta melalui sambungan telepon, ia menjelaskan bahwa kerusakan jalan semakin hari semakin parah dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Masyarakat sudah berinisiatif menutup lubang-lubang kecil agar kerusakan tidak semakin meluas. Kami khawatir jika dibiarkan, jalan ini akan semakin terkikis dan sulit dilalui,” ujat Salam, Rabu (1/1/2025)

Lebih lanjut, Salam menuturkan bahwa upaya swadaya masyarakat ini hanya bersifat sementara. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani masalah tersebut, sebelum terjadi kecelakaan atau kerusakan yang lebih besar.

“Kami hanya bisa melakukan perbaikan seadanya, tapi ini bukan solusi jangka panjang. Kami butuh tangkis laut yang bisa melindungi jalan dari hantaman gelombang, terutama saat cuaca buruk,” tambahnya.

Masyarakat Desa Kalowang, lanjut Salam, merasa sudah cukup lama menanti perhatian dari pemerintah daerah. Mereka berharap adanya respons cepat untuk mencegah kerugian lebih lanjut, mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital bagi perekonomian dan aktivitas sehari-hari warga setempat.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji Hidupkan Kembali Taman Baca Masyarakat Di Desa Resun

Salam juga menambahkan, selain kondisi jalan yang tergerus akibat tidak adanya tangkis laut, jembatan yang menghubungkan antara Desa Kalowang dengan Desa Tarebung, saat ini juga sangat membahayakan para pengguna jalan.

“Di tengah tengah jembatan saat ini terdapat lubang besar, yang saat ini lubang tersebut diberi tanda seadanya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Kepala Desa Jambuir yang kebetulan melintas turut membantu mengarahkan pengendara agar tidak terperosok ke lubang yang ada di tengah-tengah jembatan.

Hal ini tambahnya, agar segera dilakukan perbaikan, karena jalan yang rusak tersebut merupakan jalan yang baru diperbaiki oleh Pemkab Sumenep, namun karena abrasi, jalan yang dulunya mulus saat ini membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Raih Predikat Ikon Perbankan Rakyat Syariah Digital di Ajang SMSI Award 2025

“Kami sangat berharap pemerintah bisa segera merealisasikan pembangunan tanggul laut. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan kami,” pungkasnya.

Kondisi jalan kabupaten yang rusak akibat abrasi dan Jembatan yang berlubang, menjadi pengingat pentingnya pembangunan infrastruktur pelindung pantai di daerah pesisir. Warga berharap keluhan mereka segera direspons demi menjaga kelancaran aktivitas dan keselamatan bersama.

Sementara itu, Eri Susanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, sampai berita ini release belum memberikan respon saat dihubungi dapurrakyatnews melalui komunikasi whatsapp.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru