Seorang Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas dalam Parit

- Editorial Team

Senin, 30 Desember 2024 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat di evakuasi oleh petugas dan masyarakat untuk di bawa ke Puskesmas setempat.

Korban saat di evakuasi oleh petugas dan masyarakat untuk di bawa ke Puskesmas setempat.

Dapurrakyatnews, – Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah parit didepan SPKT Polsek IV Jurai, Jalan Pancuan Luar Nagari Salido Kecamatan IV, Pesisir Selatan, Minggu (30/12/2024) pagi sekira pukul 08.05 WIB.

Belum diketahui penyebab kematian mayat yang masih berpakaian lengkap tersebut. Hingga saat ini polisi masih melakukan identifikasi.

Identitas korban diketahui bernama Rita Nofesti (55), suku Tanjung warga Painan, Kampung Luar Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan.

Kapolsek IV Jurai, Iptu Edy Roszal mengatakan, jenazah ditemukan oleh personil Polsek IV jurai ketika personil Polsek melaksanakan apel pagi. Saat Apel, Kanit Intelkam Polsek IV Jurai Aiptu Yusril melihat kearah parit (got) ada benda seperti tumpukan kain.

Kemudian Kanit Intelkam memberitahukan hal tersebut kepada Bripka Syafril. Untuk memastikan apa yang berada dalam parit tersebut, Bripka melihat secara dekat.

Baca Juga:  Di hari ke 6 Tim Gabungan kembali Temukan 1 Korban Banjir dan Tanah Longsor

Disaat dilihat secara dekat, ternyata ada benda berupa tumpukan kain tersebut adalah orang.

Kemudian, seluruh personil Polsek IV Jurai langsung melihat kedekat got tersebut, ternyata benar ada seorang perempuan paruh baya sudah tergeletak didalam parit dengan posisi miring ke kanan.

Setelah itu, personil Polsek IV Jurai langsung menuju ke puskesmas Salido untuk meminta kehadiran tenaga medis dan ambulan.

Setelah medis dan ambulan sampai di Polsek IV Jurai, tubuh korban tersebut diangkat dan dilarikan ke Puskesmas Salido untuk penanganan medis.

Baca Juga:  DLH Tinjau Lokasi Pencemaran Lingkungan di Kecamatan Lunang

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, pihak puskesmas menyatakan korban telah meninggal dunia.

Korban kehilangan nyawanya diperkirakan 30 menit sebelum dilarikan ke Puskesmas.

Selanjutnya,korban dibawa oleh pihak keluarga kerumah duka untuk di makamkan.

Pihak keluarga menerima kematian korban, dan tidak akan menuntut siapapun dalam permasalahan ini yang dikuatkan dengan surat pernyataan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru