BNNK Sumenep: Pecandu Narkoba yang Melaporkan Diri Secara Sukarela tidak akan Ditangkap

- Editorial Team

Senin, 30 Desember 2024 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sumenep, Bambang Sutrisno (tengah) saat menggelar konfrensi pers.

Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sumenep, Bambang Sutrisno (tengah) saat menggelar konfrensi pers.

Dapurrakyatnews – Pemerintah terus mendorong pecandu narkoba untuk melaporkan diri secara sukarela, ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep. Berdasarkan amanat undang-undang pecandu yang melapor tidak akan ditangkap, melainkan akan menjalani program rehabilitasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Sutrisno Kepala BNNK Sumenep, saat menggelar jumpa pers di kantor BNNK Sumenep di Jl. Seludang No.5, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Proses rehabilitasi ini dilakukan tanpa biaya alias gratis. Pemerintah Kabupaten Sumenep bahkan menyediakan fasilitas khusus untuk mendukung rehabilitasi, termasuk pembiayaan penuh bagi 10 orang peserta program setiap tahunnya,” kata Bambang Sutrisno. Senin (30/12/2024).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah, dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi pecandu untuk kembali ke kehidupan yang sehat dan produktif.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan diri atau kerabat yang membutuhkan bantuan ke BNNK Sumenep,” ujarnya

Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sumenep, Bambang Sutrisno, juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, terutama jenis baru yang kini memasuki Indonesia. Narkoba jenis Captagon, yang diketahui berasal dari Suriah, dikabarkan sudah mulai beredar di sejumlah wilayah Tanah Air.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gelar Orientasi Kurikulum Nilai dan Etika Instansi bagi PPPK

“Kami meminta masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak. Pastikan mereka tidak mudah terpengaruh atau terjerumus ke dalam pergaulan yang dapat membahayakan masa depan mereka,” terangnya.

Menurut Bambang, Captagon adalah narkoba yang memiliki dampak buruk terhadap fisik dan mental penggunanya. Selain menyebabkan ketergantungan, zat ini juga dapat memicu perilaku agresif dan merusak sistem saraf.

Baca Juga:  Meningkatkan Kapasitas Bidang Pendidikan bagi Kepala Sekolah, Disdik Sumenep Gelar Bimtek

“Peran masyarakat sangat penting dalam membantu mengawasi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Ia juga mengimbau agar setiap orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak, serta memperhatikan aktivitas mereka, baik di dunia nyata maupun digital. Jika menemukan indikasi mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang.

Menutup keterangannya, Bambang Sutrisno menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam memerangi peredaran narkoba.

“Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita harus melindungi generasi muda dari ancaman ini,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB