Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba, Kawasan Pantura Jadi Atensi Pengawasan Kejari Sampang

- Editorial Team

Jumat, 22 November 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadila Helmi, memusnahkan barang bukti barang haram narkoba jenis sabu di Kantor Kejari Sampang (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadila Helmi, memusnahkan barang bukti barang haram narkoba jenis sabu di Kantor Kejari Sampang (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Dapurrakyatnews – Peredaran barang haram jenis Sabu di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) masih terbilang tinggi, bahkan masuk dalam zona merah.

Gak kaleng-kaleng, bisnis barang haram tersebut masuk dalam lingkup peredaran tingkat nasional bahkan internasional.

Hal itu diungkap oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadila Helmi, saat memberikan sambutan pada acara pemusnahan barang bukti narkotika (Jumat, 15/11/2024) minggu lalu.

Peredaran sabu di Sampang, khususnya wilayah Pantura, menjadi daerah yang menduduki penyalahgunaan narkoba tertinggi saat ini.

“Akses jalur yang terbilang mudah bagi para mafia narkoba, untuk melakukan bisnis barang haram tersebut,” ungkap Fadila Helmi, Jumat (22/11/2024).

Baca Juga:  Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK 2024 Tunggu Keputusan KemenPAN-RB

Menurutnya, wilayah Pantura amat potensial menjadi daerah transit dan jalur lintasan pengedar sebelum narkoba disalurkan ke daerah yang dituju.

“Pantura itu menjadi daerah lintasan yang harus kita waspadai. Yang mana dari daerah lintasan ini kemudian disalurkan ke daerah lain,” beber Dila, sapaannya.

Baca Juga:  Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Dila menegaskan, pihaknya akan memberikan pengawasan ketat, sebagai langkah antisipasi peredaran narkoba di Kabupaten Sampang.

“Secara preventif, kita akan memantau bersama-sama pemerintah. Kiranya mana saja yang disinyalir menjadi tempat beredarnya narkoba. Diharapkan, ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Sampang,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru