Pemerintah Kabupaten Sumenep Menggelar Sosialisasi Pengawasan Perizinan Berbasis Risiko

- Editorial Team

Rabu, 20 November 2024 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KepalaDinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM., (Tengah baju putih), sesaat sebelum membuka pelaksanaan sosialisasi, Penggunaan Hak Akses/Akun Turunan dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

KepalaDinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM., (Tengah baju putih), sesaat sebelum membuka pelaksanaan sosialisasi, Penggunaan Hak Akses/Akun Turunan dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menggelar sosialisasi bertema Penggunaan Hak Akses/Akun Turunan dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta menghadirkan narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, yang digelar disalah satu hotel yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Rabu (20/11/2024).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM., menekankan bahwa, tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pengawasan perizinan oleh OPD terkait.

Ia menjelaskan pentingnya hak akses turunan dalam sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA), untuk mendukung tugas dan fungsi pengawasan secara lebih terintegrasi.

“Dengan hak akses turunan yang sudah dimiliki, OPD teknis dapat melakukan pengawasan rutin maupun insidentil. Contohnya, jika ada pengaduan atau aksi unjuk rasa terkait perusahaan, data dan dokumen perusahaan dapat langsung ditelusuri melalui sistem OSS-RBA,” katanya.

Sistem ini memungkinkan OPD, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk menjalankan pengawasan spesifik sesuai bidangnya. PUTR, misalnya, bertanggung jawab terhadap Persetujuan Pembangunan Gedung (PPG), sementara DLH fokus pada aspek lingkungan.

Baca Juga:  Warga Kepulauan Akhirnya Nikmati Terang: Pemkab Sumenep Resmikan 5 PLTS, yang Tersebar di 3 Kecamatan

Abd. Rahman Riadi menambahkan bahwa, pengawasan kini tidak lagi dilakukan secara manual melainkan sudah terintegrasi secara elektronik. Hal ini memungkinkan setiap laporan, baik dalam bentuk berita acara maupun dokumen lain, tersimpan dalam sistem aplikasi OSS.

“Melalui OSS-RBA, kita dapat mengumpulkan bukti, data, dan laporan dari perusahaan secara sistematis. Jika muncul masalah seperti unjuk rasa, kita cukup membuka data perusahaan tersebut. Apakah dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB), PPG, atau aspek lingkungan sudah lengkap? Dengan data ini, kita bisa memberikan klarifikasi dan intervensi terhadap masalah di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjir Lumpuhkan Jalan Sumenep–Pamekasan, Polisi Alihkan Arus dan Evakuasi Kendaraan

Ia juga berharap sosialisasi ini memberikan hasil nyata berupa peningkatan kompetensi OPD, dalam mengelola hak akses dan menjalankan pengawasan perizinan. Narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, nanti yang akan memberikan penjelasan teknis mendalam terkait implementasi sistem ini.

“Yang terpenting adalah ada output nyata dari sosialisasi ini. Kami ingin seluruh OPD benar-benar memanfaatkan sistem ini untuk mendukung transparansi dan efektivitas pengawasan,” tutupnya.

Dengan pengembangan sistem OSS-RBA ini, Pemkab Sumenep berharap proses pengawasan perizinan semakin efisien dan mampu mendorong iklim investasi yang kondusif di wilayahnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru