Tiga Hari Terapung di Laut, Warga Cirebon Bertahan Hidup Berkat Pelampung Darurat Buatan Sendiri

- Editorial Team

Rabu, 6 November 2024 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., saat mengunjungi Suradi di Puskesmas Pasongsongan, Sumenep.

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., saat mengunjungi Suradi di Puskesmas Pasongsongan, Sumenep.

Dapurrakyatnews – Seorang penumpang kapal KM Nggapulu milik PT PELNI, Suradi (21), berhasil diselamatkan setelah tiga hari terapung di tengah lautan. Suradi, yang berasal dari Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, ditemukan nelayan di perairan Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin, (4/11/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengonfirmasi bahwa Suradi terjatuh dari kapal dalam perjalanan dari Maluku menuju Tanjung Priok, Jakarta. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada akhir Oktober saat kapal berada di perairan sekitar 30 mil dari Pelabuhan Perikanan Pasongsongan, Sumenep.

Baca Juga:  Setelah 35 Tahun Mengabdi, Sekda Sumenep Edy Rasiyadi Siap Purna Tugas

“Kejadian bermula ketika korban berada di bagian belakang kapal dan tengah menikmati kopi sendirian,” kata AKBP Henri, berdasarkan release Polres Sumenep yang diterima dapurrakyatnews. Rabu (6/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu, sekitar pukul 16.00 WIB, tanpa disadari, korban terpeleset dan jatuh ke laut. Korban sempat berusaha berenang dan berhasil membuat pelampung darurat menggunakan botol air mineral dan celana yang diikat simpul serta ditiup sebagai pengganti pelampung,” tambahnya.

Perjuangan bertahan hidup Suradi terbilang luar biasa. Selama tiga hari di tengah laut, ia harus menghadapi terik matahari di siang hari dan dinginnya malam tanpa bantuan.

Baca Juga:  Kedapatan Membawa Sabu dan Inex Warga Desa Kolor Diamankan Polisi di Taman Tajamara

“Korban menunjukkan keberanian dan kecerdasan luar biasa dengan improvisasi membuat pelampung seadanya,” ungkap AKBP Henri.

Penemuan Suradi bermula ketika seorang nelayan setempat melihatnya terapung-apung di perairan sekitar Desa Pasongsongan.

“Nelayan tersebut segera membawa korban ke perahu mereka dan melakukan evakuasi ke daratan sekitar pukul 16.00 WIB, sesampainya di darat korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pasongsongan untuk menjalani perawatan,” kata Kapolres.

Saat ditemukan, kondisi fisik Suradi lemah, namun ia mampu bertahan hidup. Hingga kini, ia masih mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Pasongsongan akibat trauma dan depresi yang dialaminya.

Baca Juga:  Tingkatkan Perekonomian dan Pariwisata di Sumenep, Bank Jatim Semai Kebaikan melalui CSR

“Kami akan memastikan korban mendapatkan perawatan dan dukungan yang diperlukan untuk proses pemulihannya,” pungkasnya.

Peristiwa ini menambah catatan penting terkait keselamatan di kapal penumpang, serta pentingnya alat pelindung keselamatan yang mudah diakses di setiap sudut kapal.

Meski berhasil selamat, trauma yang dialami Suradi menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap keselamatan penumpang, terutama di area terbuka kapal.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru