Pemkab Sampang Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim

- Editorial Team

Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinsos PPPA Sampang Edi Subinto didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Erwin Elmi Syahrial memberikan uang tunai dan sembako kepada anak yatim di Pendopo Trunojoyo, Sampang (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Kepala Dinsos PPPA Sampang Edi Subinto didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Erwin Elmi Syahrial memberikan uang tunai dan sembako kepada anak yatim di Pendopo Trunojoyo, Sampang (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), menggelar santunan Anak Yatim Tahun 2024 di Pendopo Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.  Kamis (17/10/2024) pukul 13.30 WIB.

Santunan anak yatim di bulan Oktober tahun 2024 ini merupakan pemberian santunan tahap ke 10.

Turut hadir, Kepala Dinsos PPPA Edi Subinto, Camat, Koordinator dan Pengasuh serta Pendamping anak yatim dari 14 kecamatan se Kabupaten Sampang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Pj. Bupati Sampang Rudi Arifiyanto yang berhalangan hadir kala itu, Kepala Dinsos PPPA Sampang Edi Subinto mengatakan, program santunan anak yatim yang digelar Pemkab Sampang, merupakan bentuk dan wujud kepedulian dari Pemkab Sampang dalam rangka membantu dan meringankan biaya hidup anak-anak yatim, yang ada di kabupaten Sampang.

Baca Juga:  ASN Guru se Kecamatan Raas Serahkan Santunan ke 166 Anak Yatim

“Pada kesempatan kali ini, ada 500 anak yatim yang hadir di pendopo Trunojoyo Sampang, berasal dari 14 kecamatan untuk bersama-sama menerima santunan anak yatim dari Pemkab Sampang tahap ke 10, di bulan Oktober tahun 2024,” jelas Edi, biasa disapa, pada Kamis (17/10/2024).

Giat ini dilaksanakan rutin setiap bulan. Jika dikalkulasi, dalam setahun Pemkab Sampang memberikan santunan kepada 6 ribu anak yatim se Kabupaten Sampang.

Pihaknya berharap, semoga santunan yang diberikan oleh Pemkab Sampang ini dapat bermanfaat dan dimanfaatkan, atau digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan anak yatim.

Kepada para pengasuh dan pendamping anak yatim, Edi meminta agar putra-putri anak yatim yang di asuh selalu diberikan kesempatan untuk melangsungkan pendidikan, baik pendidikan formal (SD, SMP, MI dan MTs) maupun pendidikan non formal melalui pondok pesantren atau madrasah yang ada di lingkungan mereka.

Baca Juga:  APDESI adakan Bimtek Peningkatan Kapasitas dan Studi Bagi Kepala Desa

Harapan ini, lanjut Edi, mudah-mudahan diwujudkan, karena anak-anak yatim ini punya masa depan dan harapan untuk hidup secara mandiri dan bisa hidup seperti teman-temannya yang lain, untuk bisa mengembangkan potensi dan kemampuannya.

Sehingga, pada akhirnya mereka bisa berkembang secara mandiri dan sukses dalam meraih cita-citanya .

“Berikan harapan kepada anak-anak kita untuk meraih cita-cita yang sama dan terbaik,” pintanya.

Ditegaskannya, pemerintah akan selalu memperhatikan terhadap nasib anak yatim di Kabupaten Sampang, dan hal itu masuk dalam program rutin tiap bulan.

“Kedepan, kita akan berikan beasiswa kepada anak-anak yang punya prestasi,” tegasnya.

Dikesempatan tersebut, Edi mengajak untuk berdoa bersama dan mengaminkan, semoga anak yatim dan para pengasuh dan pendampingnya selalu diberikan kesehatan, kekuatan lahir dan batin untuk bisa mengantarkan putra-putri asuhnya dalam meraih cita-cita.

Baca Juga:  DPC GMNI Sampang Tolak Kenaikan PPN 12 Persen

Dan semoga pula, para pemimpin di Kabupaten Sampang diberikan kesehatan dan kekuatan, untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat Sampang menuju Kabupaten yang lebih baik dan maju.

“Mudah-mudahan, amin ini betul-betul diijabah oleh Allah SWT, sehingga kita semua senantiasa dalam harapan dan cita-cita menuju kesuksesan kita semua,” harapnya.

Sementara 2 anak yatim asal Kecamatan Banyuates Mohammad Wasif (13 thn) kelas VII di Pondok Pesantren Kembang Jeruk dan rekannya, Yulian Deva Pratama (13 thn) kelas VII di SMPN 1 Banyuates mengucap terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

Ditanya soal pemanfaatan bantuan yang diterima, mereka berdua kompak menjawab buat makan sehari-hari.

“Sebagian digunakan untuk keperluan yang lain, semoga program ini bisa terus berlanjut,” ucap mereka berdua.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru