Penemuan Sumur Bor Mengandung Minyak Bumi, Warga Diminta untuk tidak Mendekat

- Editorial Team

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Warga Dusun Koplong, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan sumur bor yang mengeluarkan air bercampur minyak bumi atau minyak gas.

Penemuan yang menggemparkan warga ini terjadi pada Sabtu (31/8/2024), sekitar pukul 15.00 WIB di tanah tegalan milik M. Suhayu, warga Desa Batang Batang Laok, Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Berdasarkan release dari Humas Polres Sumenep, Suhayu, pemilik sumur, bersama seorang saksi lain bernama Rasidi, menemukan sumur tersebut secara tidak sengaja, saat mengecek kembali hasil pengeboran yang pernah dilakukan pada November 2023.

“Saat itu pengeboran sempat dihentikan, karena sumber air yang ditemukan sangat kecil, tapi saat dicek kembali, ternyata air didalamnya berwarna hitam dan berbau minyak tanah,” kata Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti, S.H. Sabtu (31/8/2024).

Baca Juga:  Banjir Lumpuhkan Jalan Sumenep–Pamekasan, Polisi Alihkan Arus dan Evakuasi Kendaraan

Menurutnya, kejadian bermula ketika Suhayu mengambil air dari sumur menggunakan botol, dan mendapati air berwarna hitam dengan bau menyengat. ketika dicoba membakar airnya dengan korek api, dan ternyata bisa terbakar.

“Atas temuan ini, Suhayu segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Batang-Batang Laok, Haris,” ujarnya.

Menanggapi laporan ini, pihak berwenang langsung mengambil langkah-langkah pengamanan dengan mendatangi tempat kejadian, memasang garis polisi, dan mengambil sampel air untuk diuji lebih lanjut.

Baca Juga:  Cooling System Pilkada 2024, Forkopimda Sampang Temui Ulama dan Masyarakat Pantura

“Kami mengimbau kepada warga sekitar untuk tidak mendekati lokasi, sementara menunggu hasil investigasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Saat ini, koordinasi dengan pihak terkait sedang dilakukan, guna memastikan keamanan dan langkah penanganan selanjutnya. Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, terutama bagi warga sekitar.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB