Program UHC di Sampang Tak Berubah, Tanpa Syarat SKTM

- Editorial Team

Senin, 12 Agustus 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Illustrasi

Foto : Illustrasi

Dapurrakyatnews – Pemberlakuan Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tetap tidak ada perubahan, berlaku seperti pengaturan awal.

Kepastian itu terungkap dalam rapat Banggar DPRD dengan Sekdakab beserta OPD terkait, di ruang Komisi DPRD setempat, pada Selasa (6/8/2024) lalu.

Wakil Ketua I DPRD Sampang Amin Arif Tirtana mengatakan, hasil rapat memutuskan, UHC tetap berlaku seperti biasanya, tanpa harus melengkapi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kades dan Dinsos P3A setempat.

“Untuk 26 jiwa yang sudah terverifikasi dan terlanjur dinonaktifkan, bila membutuhkan layanan kesehatan harus diaktifkan kembali tanpa persyaratan SKTM,” ujar Amin Arif Tirtana yang kala itu bertindak sebagai pimpinan rapat, Senin (12/8/2024).

Politisi PPP ini melanjutkan, melalui PAK disetujui akan digelontorkan dana sebesar 7 Milyar, untuk membantu beban yang ditanggung Pemkab Sampang kepada BPJS.

“Untuk jangka panjang, ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2014 tetap menjadi pertimbangan untuk diberlakukan, sambil melakukan perbaikan dan penyempurnaan sistem data yang ada serta memperhatikan keseimbangan anggaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pria Paruh Baya di Pesisir Selatan yang Nekat Curi Mobil di Garasi Rumah

Diungkap Amin, sapaan akrabnya, pihak eksekutif sudah menyiapkan surat kepada BPJS sebagai wujud koordinasi soal hasil rapat Tim Banggar DPRD dengan OPD.

“Kami terus mendorong Sekdakab Sampang melalui Dinkes KB, agar intens melakukan pengawasan dan terus mentransformasi kebijakan Pemkab Sampang, tentang pencabutan dan kembali kepada semula,” tegasnya.

Hal itu dilakukan untuk menjawab beberapa temuan di fasilitas kesehatan, yang masih memberlakukan SKTM meskipun ada himbauan dan pengumuman dicabut.

Baca Juga:  Peringati HUT RI Ke 79, Majelis Taklim Jami'iyah As-Shobirin Gelar Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim

Terpisah, Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang menegaskan, UHC tetap diberlakukan seperti sedia kala.

“Kami akan menindaklanjuti dan terus mentransformasi kebijakan Pemkab Sampang terbaru tersebut,” ucapnya.

Hal ini sebagai upaya agar semua Puskesmas tidak lagi menganggap bahwa pengguna UHC saat ini adalah khusus orang miskin saja, namun berlaku untuk masyarakat Sampang secara keseluruhan dan memberhentikan pemberlakuan syarat SKTM.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru