Dinkes KB Sampang Gelar Diseminasi Angka Kasus Stunting Tahap I

- Editorial Team

Kamis, 25 Juli 2024 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama, dari kanan  Kepala Dinkes KB, Polres,  Sekdakab, Dandim 0828 Sampang, di Hotel Bahagia, Jalan Bahagia, Kabupaten Sampang

Foto bersama, dari kanan Kepala Dinkes KB, Polres, Sekdakab, Dandim 0828 Sampang, di Hotel Bahagia, Jalan Bahagia, Kabupaten Sampang

Dapurrakyatnews – Menyusun strategi serta upaya membangun komitmen bersama, dalam menurunkan angka stunting amat dibutuhkan.

Konvergensi program, demi mencegah lonjakan kenaikan angka stunting menjadi hal yang urgent untuk dilakukan.

Melihat hal itu, Dinkes KB Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) tahap I tahun 2024 di Hotel Bahagia, Jalan Bahagia, Sampang, pada Kamis (25/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Kepala Dinkes KB Sampang, dr. Abdullah Najich, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengetahui penyebab resiko terjadinya stunting, menganalisa faktor yang berkontribusi terhadap timbulnya stunting.

“Ini penting, agar kita dapat memahami dengan baik kondisi yang ada dan dapat menyusun strategi yang tepat,” ujarnya, Kamis (25/7/2024).

Setelah melakukan analisis mendalam, pihaknya akan memberikan rekomendasi terbaik untuk penanganan dan pencegahan stunting.

Baca Juga:  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Pemantauan berkelanjutan, lanjut Najich, harus terus dilakukan dan jangan sampai abai.

“Dengan pemantauan yang efektif, kita dapat memastikan bahwa intervensi yang dilakukan sudah berjalan dengan baik, dan memberikan hasil seperti yang diharapkan,” ucapnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan laju kenaikan angka stunting,  dan serta generasi mendatang dapat tumbuh dengan sehat dan optimal.

Ditempat yang sama, Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiyawan memberikan apresiasi terhadap komitmen dan usaha tanpa lelah dari seluruh stakeholder, dalam menangani dan melakukan tahap audit atas kasus stunting yang muncul di Sampang.

“Dengan audit tersebut, kita bisa mengukur dan mengevaluasi kembali, sejauh mana penurunan Stunting yang sudah dicapai,” jelasnya.

Baca Juga:  PPP Rekomendasi Ra Mamak dan Haji AB di Kontestasi Pilkada Sampang 2024

Diungkapnya, Kabupaten Sampang menghadapi tantangan besar atas meningkatnya angka Stunting, dari 6,9 persen menjadi 14,2 persen pada tahun ini.

“Dengan kondisi ini kita merasa prihatin, namun hal ini tidak boleh membuat kita pesimistis. Kita harus fight back! agar angka stunting kembali turun signifikan,” ujarnya memberi semangat.

Menyikapi hal ini, pria yang saat ini juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sampang, meminta agar TPPS segera merespon untuk melakukan hal yang dianggap penting dan strategis.

Termasuk mendorong Pemerintah Kecamatan dan Desa, guna mengambil langkah masif dan signifikan agar angka stunting di wilayahnya bisa menurun.

Ia berharap, sinergitas penanggulangan stunting di Kabupaten Sampang dapat terbangun dengan keterlibatan semua pihak, mulai TPPS tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, serta peran aktif TP-PKK dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang asupan makanan bergizi dan pola hidup sehat.

Baca Juga:  Gerakan Polisi Hijaukan Kabupaten Tabalong dengan Menanam Ratusan Pohon

Ia meminta dukungan penuh dari para camat, PKK, kades dan tim pendamping serta nakes, melalui pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil, ibu paska salin, balita 0-59 bulan di semua desa.

Dengan adanya giat desiminasi AKS ini, semua pihak terkait bisa memahami dan mengidentifikasi, penyebab terjadinya kasus stunting dan mencegah kasus serupa di masa mendatang.

“Semoga audit kasus stunting ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan, sehingga angka stunting di Sampang dapat turun kembali dengan signifikan dan pada akhirnya, anak-anak Sampang bisa bebas stunting,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru