Warga Desa Pabian Dihebohkan Oleh Penemuan Bayi Perempuan Didalam Kantong Plastik

- Editorial Team

Selasa, 18 Juni 2024 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bersama anggota Polres Sumenep sesaat sebelum membawa bayi ke Puskesmas Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Warga bersama anggota Polres Sumenep sesaat sebelum membawa bayi ke Puskesmas Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Warga Desa Pabian dihebohkan dengan penemuan bayi, dalam keadaan masih hidup di depan rumah warga Dusun Dusun Marengan, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Selasa (18/6/2024)

Berdasarkan release Polres Sumenep, penemuan bayi itu berawal dari seorang warga atas nama Ali yang mendengar suara tangisan, saat melintas di depan rumah saudara Sudahnan Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Sumenep telah Mendaftarkan Pekerja Rentan Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

“Karena curiga, bersama- sama dengan warga yang lain, ia mendatangi asal tangisan bayi,” kata AKP Widiarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayi malang yang ditemukan warga.

Setelah di lokasi asal suara, warga melihat bayi perempuan ditaruh dalam kantong plastik warna merah, dan diperkirakan baru dilahirkan, dan dalam kondisi sehat dan masih dililit tali pusar.

Baca Juga:  Realisasi Investasi di Tahun 2023 Meningkat, Ini Kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep

“Setelah memastikan bahwa didalam plastik merah tersebut adalah seorang bayi dan masih hidup, saudara Ali melaporkan ke Polres Sumenep,” ujarnya.

Mendapat laporan dari warga, anggota Polres Sumenep datang ke lokasi, dan anggota Polres Sumenep membawa ke Puskesmas Pamolokan, untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Bupati Menggelar Pelantikan dan Sumpah Janji, Kepada Pejabat yang akan Mengisi OPD Baru

“Saat ini Polres Sumenep sedang menyelidiki kasus ini untuk mencari ibu kandung bayi malang tersebut, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru