Bupati Sumenep Hadiri Pekan Seni Budaya ke 8 Madura yang Digelar oleh UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI

- Editorial Team

Jumat, 31 Mei 2024 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Pekan Seni Madura ke VIII The PENTAHELIX Of Art, yang digelar UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Pekan Seni Madura ke VIII The PENTAHELIX Of Art, yang digelar UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, menghadiri pembukaan Pekan Seni Madura ke VIII The PENTAHELIX Of Art, yang digelar UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Jumat (31/5/2024).

Pekan Seni Madura ke 8 yang digagas oleh UKM Sanggar Lentera STKIP Sumenep, menampilkan beberapa perlombaan tersebut dan bertempat di lapangan timur Stadion A Yani Sumenep, selama 15 hari ke depan atau berakhir di tanggal 15 Juni 2024.

Asmuni Ketua STKIP Sumenep dalam sambutannya menyampaikan dengan dilaksanakannya kegiatan pekan seni Madura yang ke 8, diharapkan memunculkan Seniman Seniman baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap akan muncul seniman seniman baru yang kelasnya bukan hanya dipentas Madura namun bisa berbicara di pentas Nasional,” kata Asmuni.

Baca Juga:  Jalan Lintas Padang Bengkulu Tertutup Sementara Akibat Tertimbun Material Longsor dan Pohon Tumbang, 

Selama ini, Kabupaten Sumenep telah banyak menyumbangkan para seniman ditingkat Nasional, seperti Abdul Hadi dan D Zawawi Imron.

“Melalui Pekan Seni Madura ke-8 ini diharapkan banyak muncul para seniman-seniman berasal dari Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan pentas Seni ini, merupakan kolaborasi dengan pemerintah daerah karena sudah masuk dalam calendar of event Sumenep.

Selain itu salah satu yang ingin ia sampaikan, terkait dengan seni, karena seni bukan hanya sekedar seni, karena mengandung beberapa unsur.

Baca Juga:  D'MASIV: Dari Ciledug, Siap Meretas Asa Menembus Panggung Musik Dunia

“Di mana-mana sering saya sampaikan, bahwa seni berkaitan erat dengan budaya dan mengandung beberapa unsur,” ungkapnya

Jadi yang pertama seni selalu identik dengan sejarah, karena siapapun yang berkarya dalam hal apapun akan membuat sejarah. Namanya akan selalu diingat dan dikenang dan abadi walaupun penciptanya sudah tidak ada.

“Seni memiliki nilai kekuatan dalam hal sejarah, maka tidak akan pernah bisa dilupakan. Artinya apa, dalam kesejarahannya ini membuat orang bahagia berarti seni ini memberikan manfaat yang baik,” ucapnya.

Yang ke dua, apa yang dihasilkan memiliki nilai komersil, jadi jangan berkecil hati bagi seniman, karena jika orang menciptakan nilai seni, kalau seni yang dihasilkan sangat bagus maka ada nilainya dan mahal.

Baca Juga:  Bupati Situbondo Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik, Sediakan Layanan Gratis untuk Pemudik  

Dan yang terakhir, seni bagian ruang untuk diplomasi, pendekatan kepada siapapun, orang yang tidak suka menjadi suka, orang yang tidak suka seni menjadi suka seni. Jadi jika orang ingin merasa bahagia, orang ingin releks maka orang tersebut harus suka kepada kesenian.

“Dan yang pasti, wisata dan kesenian saling berkaitan, karena wisatawan yang datang kadang bukan hanya ingin datang ke tempat wisatanya, namun juga apa saja kesenian yang ada di tempat yang ia ingin datangi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB