Ketua BEM STISIPOL Raja Haji Respon Kekecewaan Ormawa, Milen : Sepertinya Ada Kesalahpahaman Komunikasi

- Editorial Team

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Milenitryasa.

Ketua BEM STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Milenitryasa.

Dapurrakyatnews, – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, angkat bicara terkait kekecewaan dari mantan Ketua UKM Forum Keilmuan Debat dan Diskusi (FORDIKSI), atas ketidakhadiran BEM dalam Mubes yang diselenggarakan.

Milenitryasa, Selaku Ketua BEM STISIPOL Raja Haji menyampaikan, selaku eksekutif ia menerima segala kritikan yang dilontarkan oleh ketua Ormawa. Dalam hal ini, ia menyadari bahwa dalam kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dan kesalahan yang dilakukan.

“Namun ketidakhadiran saya pada kegiatan tersebut bukanlah hal yang disengaja, undangan untuk kegiatan tersebut diterima satu hari sebelum pelaksanaannya, dan saya telah menginformasikan ketidakhadiran saya kepada pihak yang mengirim undangan,” ucap Milen, Selasa (7/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya akui, lanjut Milen, BEM STISIPOL Raja Haji beranggotakan 9 orang termasuk dengan saya. mungkin UKM Foridiksi lebih mengerti seperti apa keadaan internalnya. ditambah lagi beberapa anggota BEM berada di luar daerah, sedang mengikuti kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Meskipun demikian, ada tiga delegasi anggota BEM yang berencana hadir, mereka terlambat karena alasan cuaca, yang menyebabkan mereka tiba setelah kegiatan selesai.

Baca Juga:  STISIPOL Raja Haji Teken MoU Peningkatan Kapasitas SDM Desa Resun

“Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada niat untuk berpartisipasi, beberapa kendala di luar kendali mereka, menghambat kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Masih Kata Milen, atas kejadian ini, Ia terus untuk mencoba berkomunikasi dengan mantan ketua UKM Fordiksi. Dalam komunikasi tersebut memang sepertinya ada miss understanding sama miss komunikasi, yang mengakibatkan kedua belah pihak saling berprasangka.

Namun dengan tegas saya pastikan berbagai hal yang terjadi, akibat kendala diluar praduga dan tanpa kesengajaan.

BEM Stisipol Raja Haji sama sekali tidak pernah berniat untuk mengasingkan diri, dan tidak pernah membedakan serta tidak berbaur terhadap mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lain.

“Sebenarnya dalam hal ini komunikasi menjadi permasalahan utama, karena memang antar organisasi memerlukan komunikasi yang baik dan pemahaman yang mendalam satu sama lain, untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman di masa mendatang, dan perlu juga bersikap lebih toleran terhadap kendala yang mungkin timbul di luar kendali antar organisasi tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Dikesempatan lain, saat dikonfirmasi ke Okta Alamsyah, Mantan Ketua UKM Fordiksi menyampaikan kekecewaannya terhadap BEM dan DLM tersebut.

Baca Juga:  Soroti Ucapan "Londo Ireng", Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Okta menyampaikan, BEM sebagai eksekutif kampus, seharusnya bisa jadi mitra dan merangkul kawan-kawan Ormawa, untuk terus bergerak maju bersama dalam menghidupkan organisasi kampus. Begitu juga peran DLM sebagai legislatif, harus melakukan pengawasan Ormawa di kampus.

“Tapi tampaknya, seperti tak nampak di kasat mata selama satu tahun ni,” ungkap Okta saat dihubungi via pesan WhatsApp.

lanjutnya, salam satu periode saya menjabat, saya mencoba Ingin membenah organisasi Internal, kami sudah mengirimkan undangan khusus untuk menghadirkan BEM dan DLM dalam MUBES.

Mubes yang dilaksanakan ini membahas pleno 1 LPJ, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi kepengurusan kami.

“Emang ada perwakilan dari DLM yang hadir 1 orang, tapi tak sampai selesai karena ada kesibukan lain,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan atas kekecewaan Ormawa terhadap BEM dan DLM, seperti dikutip dari regionalnews.id, Mantan ketua Forum Keilmuan Debat dan Diskusi (Fordiksi) STISIPOL Raja Haji Okta Alamsyah,  kecewa karena Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), tidak hadir dalam musyawarah besar (Mubes) laporan pertanggungjawaban pengurus, di Auditorium Stisipol Tanjungpinang, Sabtu (4/5/2024).

Baca Juga:  Parkir Liar Berujung Pemanggilan Wali Murid, Ketegasan SMKN 1 Ranah Ampek Hulu Tapan Tuai Apresiasi

Padahal kata dia, Mubes ini tergolong penting untuk mengevaluasi satu tahun kepemimpinan dan perpindahan kepengurusan selanjutnya.

“Padahal kami sudah mengirim surat secara khusus untuk menghadirkan Ketua dan jajarannya, tapi dari pihak DLM hanya satu orang yang hadir tanpa Ketua, itupun tidak sampai pembahasan LPJ dan BEM sama sekali tidak ada yang hadir,” kata dia.

Okta mengaku telah mempersiapkan laporan pertanggungjawaban sebagai mana mestinya, dan berdasarkan aturan main organisasi Mahasiswa pada umumnya.

“Sangat disayangkan pada Forum yang menurut saya sangat penting, tidak di hadiri pihak yang dianggap penting. Padahal salah satu tugas dari BEM untuk menjadi mitra organisasi dibawahnya, dan DLM sebagai tempat pengawasan organisasi mahasiswa, tapi hal tersebut diabaikan begitu saja,” tuturnya.

Berharap sikap seperti ini harus dihilangkan, untuk membangun hubungan baik dan menata organisasi yang lebih baik kedepan.

“Jika memang tidak ada waktu untuk merangkul lebih baik mundur dari jabatan, supaya organisasi mahasiswa STISIPOL Raja Haji tidak terjadi kevakuman seperti pengalaman sebelumnya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru