Perkimhub Sumenep Bebaskan Lahan untuk Pembangunan Puskesmas Pembantu di Pulau Giliraja

- Editorial Team

Jumat, 26 April 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayak Nurwahyudi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan, saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep.

Yayak Nurwahyudi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan, saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Pembangunan gedung puskesmas baru merupakan langkah positif, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gedung puskesmas baru yang strategis dan mudah dijangkau, akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pembangunan gedung puskesmas baru merupakan investasi yang penting, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan gedung puskesmas yang baru, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, berkualitas, dan nyaman.

Hal tersebut yang saat ini menjadi intens pemerintah daerah Sumenep, di mana dalam anggaran tahun 2024 akan membangun gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah, melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub), telah melakukan pembebasan lahan melalui APBD tahun 2023.

Baca Juga:  Dorong Inovasi Daerah, Bupati Sumenep: Tak Bisa Lagi Pakai Pola Lama

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Yayak Nurwahyudi, melalui Hery Kushendrawan, Kepala Bidang Pertanahan membenarkan, bahwa pihaknya telah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Pustu di Pulau Giliraja.

“Kalau di kami, pengadaan tanah tersebut, kebutuhannya atas permintaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membutuhkan tanah. Jadi tidak serta merta kami yang membeli,” kata Hery Kushendrawan, saat ditemui dapurrakyatnews di ruang kerjanya. Selasa (25/4/2024).

Jadi, kalau ada teman teman OPD memerlukan tanah atau pembebasan tanah, untuk membangun infrastruktur di OPD nya, maka kami ajukan ke pimpinan, dan jika pimpinan menyetujui baru kami akan lakukan pembelian atau pembebasan.

Baca Juga:  SMSI Sumenep Gelar Seminar Nasional Bahas Green Economy dan KEK Tembakau Madura

“Kami hanya sebatas melakukan pembebasan lahan saja, sedangkan yang melakukan kajian, dari OPD terkait yang membutuhkan tanah, di kita hanya proses pembeliannya,” ujarnya.

Kita hanya sebatas kebutuhan tanah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh OPD terkait, sedangkan untuk pembangunan fisik tergantung kepada OPD yang akan menggunakan, dan ini berlaku untuk semua OPD,

“Karena anggaran pembangunan fisik yang akan dilakukan, melekat kepada OPD masing-masing,” tutupnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Moh Nur Insan, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, membenarkan, bahwa saat ini di Pulau Giliraja hanya ada puskesmas pembantu.

Baca Juga:  Untuk Meningkatkan PAD, Bapenda Sumenep kembali Menggelar Sosialisasi Kali ini Mendatangi 2 Kecamatan

“Tahun ini melalui BIdang  Bangunan Gedung Dinas PUTR, akan dibangun Puskesmas Pembantu. Namun atas petunjuk dari Bapak Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, telah direncanakan untuk dikembangkan menjadi Puskesmas Induk,” ungkapnya. Jum’at (26/4/2024)

Menurutnya, anggaran yang ada saat ini hanya untuk pembangunan gedung Pustu, tapi harapannya di tahun 2025, pembangunan gedung tersebut dilanjutkan untuk menjadi bangunan Puskesmas.

“Sehingga, jika nanti fisiknya telah selesai, kemudian SDM sudah tersedia, maka nanti akan kita penuhi semua alat alat kesehatan dan faktor pendukung lainnya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Berita Terbaru