Jadi Korban Arisan Bodong, Korban Melapor ke Polres Situbondo

- Editorial Team

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ricca korban arisan online saat berada di Mapolres Situbondo

Ricca korban arisan online saat berada di Mapolres Situbondo

Dapurrakyatnews – Seorang Ibu Rumah Tangga, warga Desa Lugundang RT. 02 RW. 05 Kecamatan Talkandang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mendatangi mapolres Situbondo Kamis, (29/1/2024).

Ibu rumah tangga yang biasa dipanggil mbak Ricca, mengaku geram terhadap terduga pelaku yang menghilang begitu saja sejak bulan Mei 2023, tanpa adanya kejelasan terkait arisan yang ia ikuti.

“Saya salah satu peserta arisan, mewakili 100 orang lebih peserta arisan yang datang ke Polres Situbondo, untuk melaporkan kasus penipuan dengan modus arisan bodong. Dirinya tertipu hingga 94 juta rupiah. Karena sejak bulan Mei 2023 enggak ada kabar tentang arisannya, ” ucap Ricca kepada wartawan di Mapolres Situbondo.

Pelaku awalnya beralamat di Gang Bima Dusun Krajan RT. 1 Tribungan Sumberkolak Panarukan Kabupaten Situbondo, dan katanya buka warung makan yang berada di dusun Tribungan namun saat ini sudah diganti orang lain kepemilikannya setelah itu tak ketemu rimbanya.

Baca Juga:  Ditetapkan Sebagai Kabupaten Open Defecation Free, Berikut Pesan dan Harapan Bupati

Ricca Gunawan menjelaskan, awalnya ia ikut arisan karena merasa percaya terhadap terduga pelaku. Parahnya, arisan bodong berbasis online yang dilakukan terduga pelaku, telah berlangsung lama dan korban lebih dari 100 orang. Total kerugian para korban mencapai sekitar Rp 1 miliar lebih.

“Kalau saya pribadi Rp 94 juta. Lainnya bervariasi, ada yang Rp 10 juta 20 juta 49 juta dan banyak lagi. Perkiraan jumlah keseluruhan capai Rp 1 miliar lebih,” kata Ricca.

Sebelum Mbak Ricca, sudah ada dua orang korban juga yang lebih dulu melaporkan kasus yang sama ke Polres Situbondo.

Baca Juga:  Khofifah Panen Perdana Padi Varietas BK 01 dan 02 Agritan Icon Kabupaten Situbondo

Usai melaporkan kejadian tersebut Mbak Riccab berharap agar pihak APH segera menindaklanjuti, dan segera menangkap terduga pelakunya yang bernisial SH, karena terduga pelaku hingga saat ini masih berkeliaran di Wilayah Situbondo.

“Mudah-mudahan SH (inisial pelaku red.) cepat ditemukann, dan mudah-mudahan tanggung jawabnya dipenuhi dengan mengembaljkan semua kerugian korban,” ucap Ricca. Dengan geram.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru