Sempat Ditutup, Akses Jalan Padang – Bengkulu sudah dapat Dilalui

- Editorial Team

Kamis, 18 Januari 2024 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Sempat tertutup sementara, akses lalu lintas Padang Bengkulu tepatnya di Alang Rambah, Nagari Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, sudah kembali lancar dan sudah bisa dilalui.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan, IPTU Aldius, SH.,MH., bahwa akses Padang – Bengkulu sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat sejak pukul 18.00 WIB, Rabu (17/01/2024).

Baca Juga:  Masyarakat akan Mendapat Pelayanan Terbaik dari 3 Dokter Spesialis, di Poli Interna RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

“Sebelumnya dilakukan pengaturan lalu lintas, dikarenakan antrian panjang kendaraan yang terjebak karena banjir,” ucap Aldius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, antrian panjang kendaraan dapat terurai dengan sistim buka tutup hingga arus lalu lintas kembali normal dan lancar.

“Kegiatan di lapangan dibantu bersama petugas Babinsa Kecamatan BAB Tapan dan BPBD Pessel posko Tapan,” terangnya.

Baca Juga:  Dinsos P3A Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lansia, Penyandang Disabilitas dan Beasiswa

Diberikan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengakibatkan banjir di Nagari Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Rabu (17/1/2024).

Dalam laporan BPBD Kabupaten Pesisir Selatan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defrisiswardi mengatakan, tingginya intensitas hujan sejak pagi hingga sore ini mengakibatkan meluapnya Sungai Batang Tapan.

“Hujan mengguyur sejak pukul 07.00 WIB dan mengakibatkan banjir di Nagari Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Pessel,” ungkap Defri dalam laporannya.

Baca Juga:  Polres Pessel Kawal Aksi Unjuk Rasa di DPRD, Unjuk Rasa Berjalan dengan Aman dan Kondusif 

Ia menjelaskan, perkiraan sementara lebih kurang 150 rumah terendam banjir dengan ketinggian banjir 20 cm hingga 50 cm yang mencapai lutut pria dewasa.

“Dampak lain akibat banjir ini masih dalam pendataan Tim TRC BPBD Pesisir Selatan di lokasi banjir,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru