Bupati Situbondo Tindak Lanjuti Dugaan Pungli di Pelabuhan Jangkar

- Editorial Team

Rabu, 3 Januari 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo H. Karna Suswandi mendatangi Pelabuhan Jangkar, merespon keluhan masyarakat adanya dugaan pungli di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Jawa Timur.

Bupati Situbondo H. Karna Suswandi mendatangi Pelabuhan Jangkar, merespon keluhan masyarakat adanya dugaan pungli di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Jawa Timur.

Dapurrakyatnews – Bupati Situbondo H Karna Suswandi, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pelabuhan Jangkar, sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat, terkait keluhan dugaan adanya pungli harga tiket. (3/1/2024).

Beberapa hari lalu penumpang di Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo, mengeluhkan adanya perbedaan harga tiket kapal yang tercantum di aplikasi, dengan biaya yang harus dibayarkan kepada petugas di lokasi pelabuhan.

Menindak lanjuti keluhan tersebut, Bupati Situbondo yang akrab disapa Bung Karna ini, langsung melakukan Sidak ke Pelabuhan dan ketika tiba di lokasi, Bung Karna ini langsung ditemui Andri  perwakilan ASDP Pelabuhan Jangkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai melakukan pertemuan , Bung Karna menyampaikan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli), dalam pembelian tiket di Pelabuhan Jangkar.

Baca Juga:  PKM Kendit Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 147 Peserta

“Terkait masalah dugaan pungli, ini penting untuk kita sikapi secara serius dan bersama-sama, agar ke depan tidak terjadi lagi adanya dugaan Pungli ” ucap Bung Karna.

Bupati Situbondo saat memberikan keterangan Pers kepada sejumlah awak media.

Oleh karena itu, saya meminta kepada pengelolaan Pelabuhan Jangkar dalam hal ini ASDP Cabang Ketapang, untuk segera memperbaiki tata kelola dalam pembelian tiket kapal melalui aplikasi.

“Saya meyakini, dengan tata kelola pelabuhan dan e-tiketing yang baik isu atau dugaan adanya Pungli tidak akan terjadi lagi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Dinas Perhubungan Situbondo dan ASDP Cabang Ketapang akan duduk bersama, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang kapal.

Baca Juga:  Ini yang Dilakukan Anggota Samapta Polres Situbondo melalui Patroli Samapta Bersedekah

‘Tidak hanya itu, saya juga mendapat keluhan dari masyarakat via surat yang akan ikut menjual e-tiketing, di situ ada beberapa yang tidak boleh katanya dan ada beberapa yang boleh,” bebernya.

Bupati juga menyampaikan, jika masih ada oknum-oknum di Pelabuhan Jangkar, yang masih tetap menjual tiket dengan harga yang lebih tinggi dari aplikasi, bakal berurusan dengan APH.

“Saya berharap masyarakat bisa menyadari akan hal ini. Kalau tidak maka jangan salahkan kalau ada aparat penegak hukum datang ke sini, ” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan ASDP Pelabuhan Jangkar, Andri hanya terdiam dan nggan memberikan keterangan terkait dugaan Pungli tersebut.

“Saya tidak komentar apapun ya. Langsung satu pintu ke pimpinan,” Jawabnya dengan singkat.

Baca Juga:  Bupati Situbondo Serahkan SK Perpanjangan Jabatan 897 Anggota BPD, Dorong Sinergi Pembangunan Desa

Sebelumnya, salah satu penumpang kapal, Efendi mengeluhkan adanya perbedaan harga tiket di aplikasi dengan di lapangan. Karena biaya untuk 1 tiket di aplikasi Rp 52.000, namun setelah akan dilakukan pemesanan dan pembayaran menjadi Rp. 63.000.

“Tentu saja kami pun kaget dan heran, kok ada ketidaksamaan harga,” ungkapnya.

Efendi mengaku, sempat menolak saat diminta uang sebesar Rp 63 000, Hanya saja dirinya terpaksa menyetujui permintaan uang tersebut, lantaran sudah kesal dengan jawaban petugas yang tidak masuk akal.

“Waktu saya tanyakan harganya kok bisa jauh berbeda dengan yang tercantum di tiket online. Mereka menyampaikan bahwa kenaikan harga tiket berdasarkan kebijakan. Pertanyaannya kebijakan apa yang mengatur tentang masalah tiket,” tutupnya dengan nada bertanya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru