Mahasiswa Pariaman yang Hilang Tenggelam di Pessel ditemukan

- Editorial Team

Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Yusril Mahendra (20) Mahasiswa Asal Padang Pariaman di temukan tak bernyawa, usai dikabarkan hilang pada Minggu (15/10/2023).

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah melakukan pencarian selama tiga hari di pesisir Pantai Batu Kucing Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan (Pessel).

“Alhamdulillah pencarian membuahkan hasil, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi korban dikabarkan hilang,” Kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pessel Defri Siswardi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Defri mengatakan, proses pencarian dilakukan sejak Senin pagi. Pencarian dilakukan dengan menyisir pinggir pantai dengan mengunakan 1 unit perahu karet dan 1 unit kapal cepat resque dari Basarnas.

Baca Juga:  JPU Sebut Nama Adik Bupati Pessel Toni Mardianto dalam Sidang Pencurian Rusunawa Pemkab Pessel

Pada pencarian hari ketiga menggunakan perahu karet dan kapal cepat rescue. Pencarian dilakukan oleh Basarnas, BPBD, TNI dan Polri serta masyarakat setempat.

Korban akhirnya ditemukan di sekitar lokasi awal dilaporkan hilang dan sudah tak bernyawa.

“Saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat,” terang Defri.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa asal Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman bernama Yusril Mahendra (20) dilaporkan hilang saat berwisata di Pantai Wisata Batu Kucing, Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, Minggu (15/10/2023).

“Korban dilaporkan hilang saat berwisata bersama keluarganya. Korban merupakan mahasiswa asal Padang Pariaman,” Ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pessel, Defri Siswardi, Senin (16/10).

Baca Juga:  Bupati Situbondo Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik, Sediakan Layanan Gratis untuk Pemudik  

Ia menjelaskan kronologi, pada minggu pagi korban diketahui liburan bersama keluarga di Pantai Wisata Batu Kucing, Tarusan.

Saat berwisata, korban memancing sendirian dan agak jauh dari rombongan. Teman-teman dan keluarga korban sibuk dengan aktivitas mereka sendiri, ada yang berfoto dan ada yang duduk santai di sekitar lokasi kejadian.

“Sebelum dilaporkan hilang, korban pergi memancing di sekitar lokasi wisata tersebut,” jelasnya.

Ia menuturkan, korban diketahui hilang dari rombongan keluarganya saat hendak pulang dari lokasi wisata, pada Minggu siang, sekira pukul 11.00 WIB.

Saat korban hilang tidak ada satu pun teman dan keluarga yang berada di sekitar lokasi tahu apa penyebab korban hilang.

Baca Juga:  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

“Hilangnya dari jam 11 siang, keluarga sudah mencari tidak ketemu, akhirnya pihak keluarga melaporkan ke pihak Nagari pada Jam 11 malam,” tuturnya.

Pada Senin (16/10) pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan bersama Basarnas Padan melakukan penyisiran dan pencarian korban di sekitaran pantai dengan menggunakan peralatan 1 unit perahu karet dan 1 unit kapal cepat resque.

lanjutnya, informasi dari pihak Nagari saat melakukan pencarian, hanya ditemukan pancing dan kacamata korban di lokasi.

“Dari informasi dan keterangan tersebut, korban di duga tenggelam,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB