Penuh Drama, Pria di Tanah Bumbu Sekap Pujaan Hatinya Lantaran Cinta di Tolak

- Editorial Team

Jumat, 25 Agustus 2023 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Seorang pria berinisial HS alias Haji (43) di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, terpaksa diamankan polisi. Pasalnya, ia tega melakukan, penyekapan dan penganiayaan kepada pacarnya wanita idamannya pada Sabtu (19/8) lalu.

Aksi nekat pelaku dipicu lantaran cintanya yang tidak kesampaian. Pasalnya, korban yang diketahui berinisial DS (25) rupanya masih memiliki suami sah.

Polisi yang mendapat laporan dari suami korban, karena alami trauma dan luka tusuk di dada, akhirnya bergerak cepat menangkap pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhirnya dalam hitungan jam, aparat Polsek Satui berhasil menangkap pelakunya di sebuah rumah di wilayah Gang Sekawan RT 05 Desa Makmur Jaya Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Polisi di Tanah Bumbu Hentikan Pesta Sabu 2 Pengedar 

Menurut Kapolsek Satui Iptu Hardaya, tersangka Haji melakukan, penyekapan dan sempat melukai korban dengan sebilah senjata tajam di bagian dada

“Motifnya ini dilakukan tersangka karena cintanya tak kesampaian. Pasalnya korban masih memiliki suami yang sah,” ujar Iptu Hardaya mewakili Kapolres AKBP Tri Hambodo kepada media ini, Jum’at (25/8).

Kejadian berawal ketika Haji menelpon korban untuk datang ke rumahnya di Gang Sekawan RT 05 Desa Makmur Jaya. Saat itu pelaku berdalih ada urusan pekerjaan yang diselesaikan dengan korban.

Baca Juga:  Polisi Bekuk Pekerja Tambang karena Nyambi Bisnis Sabu 

“Tersangka dan korban ini rupanya satu tempat kerja. Sehingga tanpa rasa curiga korban mendatangi rumah tersangka seorang diri,” beber Iptu Hardaya.

Sesampainya di rumah Haji, korban langsung diseret ke dalam kamar. Pelaku bahkan mengancam akan membunuh korban jika melawan.

“Saat di rumah pelaku langsung membawa korban ke dalam kamar lalu dikunci. Setelah itu pelaku juga menodongkan pisau ke arah tubuh korban hingga luka,” terangnya.

Hardaya menuturkan pelaku mengancam membunuh korban jika nekat kabur. DS pun disekap selama 3 jam di dalam kamar.

Baca Juga:  Keputusan Pj Walikota Ditangan Pemerintah Pusat

Beruntung saat itu korban berhasil mengelabui pelaku dengan alasan mau mengantarkan anaknya sekolah. Pelaku yang percaya menuruti kemauan korban.

“Iya korban alasan mau antar anak sekolah, dan pelaku setuju, tapi dengan syarat korban harus kembali ke rumah pelaku,” ungkapnya.

Singkat cerita, korban yang berhasil kabur langsung mengisahkan peristiwa penyekapan yang ia alami kepada suaminya.

“Kemudian si suami korban melapor kepada kami dan pada hari itu juga pelaku kita amankan di kediamannya tanpa perlawanan,” tukas Kapolsek.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB