Akibat Korsleting Arus Pendek, 3 Rumah di Pessel Dilahap Si Jago Merah

- Editorial Team

Senin, 31 Juli 2023 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnwes, – Tiga unit rumah milik Sihen (40), Ijap (52) dan Emi (38), warga Kampung Tarok Gadang, Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dilahap si jago merah, Minggu (30/7/2023).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal mengatakan, diperkirakan Kebakaran bermula sejak pukul 22.40 WIB. Kita mendapat laporan dari masyarakat pada pukul 22.45 WIB dari masyarakat.

Baca Juga:  Malam Puncak Pacu Biduk 2023, akan Dimeriahkan Oleh Orgen Tunggal dan Artis Ibu Kota

“Mendapat laporan tersebut, Damkar langsung menurunkan 2 unit armada pemadam ke lokasi untuk memadamkan api,” ucap Dailipal saat dihubungi Senin (31/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua unit armada Damkar Pessel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah tersebut. Dua unit armada tersebut yaitu 1 unit armada posko kambang dan 1 unit armada posko balai Selasa.

Damkar Pessel langsung cepat tanggap merespon laporan dari masyarakat tersebut, kurang lebih sekitar 5 menit, 2 unit armada Damkar sudah tiba di lokasi dan langsung memadamkan api.

Baca Juga:  Pasca Idul Fitri Kasus Covid19 Alami Lonjakan Signifikan

“Penyebab kebakaran diduga adanya korsleting arus pendek. Diperkirakan usia instalasi listrik di rumah korban sudah tua sehingga rawan terjadi korsleting,” ujarnya.

Dailipal menuturkan, Personil Damkar terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. diperkirakan sekitar 3 jam api baru bisa dijinakkan dan langsung melakukan pendinginan.

“Sekitar 3 jam 15 menit baru selesai kita memadamkan api dan juga melakukan pendinginan,” terangnya.

Baca Juga:  Mahyeldi: PORSADIN ke-6 Jadi Wadah Generasi Muda Tunjukkan Bakat

Setelah selesai melakukan pemadamanan, Personil berhasil menyelamatkan 3 unit rumah dan 2 pabrik yang ada sekitar TKP.

“3 rumah berhasil di selamatkan dan ada 2 pabrik juga yaitu, pabrik penggiling padi dan pabrik es balok,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, nihil korban jiwa, Namun korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 800 juta.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru