Nihil Stunting, Mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji Tetap Berikan Pemahaman Cegah Stunting

- Editorial Team

Jumat, 28 Juli 2023 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kelompok tiga (3) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Kepulauan Riau berikan pemahaman cegah gizi buruk (stunting) kepada masyarakat Desa Resin Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.

Sekretaris Kelompok 3, Andini mengatakan, kegiatan penyuluhan tersebut diselenggarakan bersama dengan Ketua Polindes*, Kader Posyandu, serta Pembina Bina Keluarga Balita (BKB) Desa Resun Pesisir

“Kami selaku mahasiswa/i STISIPOL Raja Haji yang melaksanakan KKN di Desa Resun Pesisir bertindak sebagai pemateri, untuk menyampaikan apa itu stunting, ciri penderitanya, serta dampak stunting bagi bayi maupun SDM negara kita ke depannya,” kata Andini saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (27/7/2023) sore.

Selain memberikan penyuluhan pencegahan stunting, namun Kelompok 3 juga menginisiasi masyarakat di Desa Resun Pesisir dengan gerakan Ayo ke Posyandu. Andini menambahkan, kelompoknya juga mengingatkan masyarakat setempat pentingnya memeriksa kesehatan dan tumbuh kembang anak ke Posyandu.

“Awalnya kami diskusi sama Ketua Polindes, itu responnya baik sekali, dan para pengurus yang lain juga semangat membantu acara kami. Selama acara berlangsung, warga juga menyambut baik, dan setelah acara selesai warga dan balita bermain dengan kami,” tambah Andini, Mahasiswi Prodi Administrasi Publik tersebut.

Lanjutnya, Pada hari selasa (25/7) Kelompok 3 KKN Desa Resun Pesisir yang mengabdi di Desa Resun Pesisir melakukan kegiatan Sosialisasi mengenai Stunting yang berada di wilayah Dusun 1 Tanjung Bungsu, Desa Resun Pesisir.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Desa Sekanah STISIPOL Raja Haji Gelar Lomba Adzan dan Hafalan Ayat Pendek 

Berdasarkan data balita stunting yang diperoleh dari UPT Puskesmas Pancur Kecamatan Lingga Utara Tahun 2023, terdapat 1 orang balita di Dusun 1 Tanjung Bungsu yang terkena stunting.

Tetapi hanya terjadi di bulan Maret sampai dengan Mei 2023. Untuk selanjutnya yaitu di bulan Juni sampai dengan Juli terkhusus Desa Resun Pesisir menjadi nihil kasus stunting.

“Karena balita tersebut sudah dinyatakan tidak stunting lagi, berdasarkan pemantauan posyandu setiap bulan terlihat lah tinggi badan dan berat badan balita ini sudah sesuai dengan umur yang di nyatakan tidak stunting lagi,” jelasnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat Kapus Gayam Ciptakan Inovasi

Dikarenakan di desa resun pesisir tidak ditemukan kasus stunting di bulan Juni dan Juli, tidak menutup kemungkinan mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stisipol Raja Haji Tanjungpinang melakukan sosialisasi berupa edukasi kepada seluruh kader posyandu dan ibu hamil agar dapat sama-sama mencegah sebelum terjadinya lagi kasus stunting di Desa Resun Pesisir ini.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan agar kedepannya tidak lagi ada kasus stunting khususnya di Desa Resun Pesisir dan sekitarnya.

“Sosialisasi berupa edukasi masalah stunting yang di lakukan di Desa Resun Pesisir lewat 3 dusun. Yaitu Dusun 1 di Tanjung Bungsu, Dusun 2 di Pasir Lulun dan Dusun ke 3 di Pengayun,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru