Kelompok 32 KKN IAIN Kerinci Bangun Apotek Hidup di Kantor Wali Riak Danau

- Editorial Team

Minggu, 23 Juli 2023 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2023 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Kelompok 32 Nagari Riak Danau, Kecamatan Basa Ampek Balai, Pesisir Selatan, membuktikan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi, dan penanamam tanaman obat keluarga (Toga).

Bersama dengan masyarakat, kelompok 32 Nagari Riak Danau menanam bermacam jenis tanaman obat di Kantor Wali (desa-red) Riak Danau, Basa Ampek Balai, Kabupaten Pesisir Selatan, Jum’at (21/7/2023).

Kelompok yang beranggotakan 18 orang ini berinisiatif melakukan penanaman tanaman obat di Kantor Wali Riak Danau ini dikarenakan tanaman di halaman kantor Wali tersebut sudah banyak gersang.

“Awal berkunjung ke kantor wali, kami lihat tanamannya sudah gersang, jadi kami langsung berencana mengapa tidak membuat tanaman toga di samping kantor wali, tentu nya lebih bermanfaat bisa untuk obat-obatan,” ucap Rahmat Pani Ketua kelompok 32 KKN IAIN Kerinci, kepada Dapurrakyatnews Minggu (23/7/2023).

Mike menuturkan, berawal pada hari Kamis (20/7) kelompok nya berkeliling kampung sekaligus silaturahmi dengan masyarakat setempat. Kami langsung menyampaikan niat kami akan menanam tanaman obat keluarga (toga) di Kantor Wali.

Baca Juga:  Miris, Pria di Pesisir Selatan Setubuhi Keponakan Penyandang Keterbelakangan Mental.

“Masyarakat merespon baik kegiatan yang akan kami lakukan. Mereka dengan antusias memberikan tanaman obat yang mereka miliki kepada kami untuk di tanam di Kantor Wali,” jelas Pani.

Lanjutnya, Toga (Tanaman Obat Keluarga) merupakan apotik hidup yang berisi tanaman berkhasiat yang dapat tumbuh dipekarangan rumah yang dalam proses penanaman dan pemeliharan tidak memerlukan teknik yang khusus tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional dari alam sekitar lingkungan hidup  yang dikelola oleh keluarga.

Dikatakannya, menanam toga dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tanaman obat-obatan.

Baca Juga:  Sekda Kabupaten Situbondo Apresiasi Kinerja PT LKS

“Kita ingin masyarakat memahami pentingnya toga ini dan harapan kami, semua warga yang ada di sini punya pekarangan tanaman obat yang nantinya bisa digunakan untuk obat-obatan tradisional,” terangnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at (21/7) terlebih dahulu pembersihan lahan yang hendak ditanam bibit Toga, lalu bibit tersebut ditanam pada lahan yang sudah dibersihkan, setelah itu di siram beberapa saat lalu di cek perkembangan nya hingga tanaman tersebut tumbuh”, jelas Pani.

“Adapun beberapa jenis tanaman yang di tanaman adalah kunyit, sereh, kumis kucing dan jahe,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB