Pengelola Wisata Beach Forest Diduga Melecehkan Profesi Wartawan

- Editorial Team

Kamis, 25 Mei 2023 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pengelola tempat Wisata Beach Forest yang berlokasi di kawasan Hutan lindung Petak 41 PKPH Panarukan Kabupaten Situbondo, diduga melecehkan profesi wartawan. Pelecehan ini dilakukan oleh pengelola tempat wisata tersebut, Sulaiman yang diketahui sebagai warga Kecamatan Kendit, Kabupten Situbondo, Jawa Timur. Kamis (25/5/2023).

Dugaan pelecehan ini bermula, saat sejumlah wartawan dari beberapa media hendak melakukan konfirmasi terkait alih fungsi Hutan lindung. Namun, saat para pencari berita ini belum sempat mengajukan pertanyaan, Sulaiman justru melontakan perkataan bernada melecehkan profesi wartawan.

Sulaiman berucap kepada wartawan jika ingin meminta uang rokok akan diberikan, jika ingin menulis (buat berita) tulis sebanyak-banyaknya. Dan apabila ingin bermusuhan, silahkan bermusuahan.

“Mau nulis? silahkan ditulis, mun minta’a pessena rokok abele (jika mau minta uang rokok bilang). Mohon maaf saya sarjana hukum, pelanggaran apa yang saya lakukan? undang undang apa yang sampian pakek? saya juga punya referensi dan faham aturan juga. Ranting yang dipotong untuk memperindah salahnya dimana, tulis la pabennya’ dengan dialek bahasa madura (tulis sebanyak banyaknya) pakek media apa saja tulis dah,” katanya dengan nada menghina terhadap para wartawan media yang tergabung di organisasi IWO.

Tindakan ini pun menjadi perhatian para aktivis salah satunya Deni Rico, dari Lembaga Tapal Kuda yang mengaku geram atas sikap dan perkataan pengelola Wisata Beach Forest.

Baca Juga:  IWO Situbondo akan Gelar Talkshow Evaluasi Kinerja Pemerintahan 2022

Menurutnya, perkataan yang tidak pantas diucapkan ini menjadi sebuah pelecehan kepada profesi wartawan, yang hendak meluruskan temuan dari beberapa lembaga.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan mempersiapkan segala hal, apa yang sudah menjadi temuan kami nantinya dan saya pastikan akan melaporkan ke Polda Jawa Timur, karena ini menjadi beban moral bagi kami, jika kami tidak bisa mengungkapkan fakta apa yang sebenarnya sudah terjadi,”kata Rico

Deni Rico juga menambahkan, jika dirinya akan segera melaporkan apa yang sudah menjadi kekecewaan para wartawan, dan ini semua dianggap sebuah pelecehan profesi wartawan.

Baca Juga:  Alamak, Bantuan Rendang Masyarakat Terdampak Banjir dan longsor Tak Kunjung Diterima 

Sementara Arif Ismail selaku pemerhati lingkungan asal Desa Arjasa Situbondo, juga mengatakan kekecewaannya  karena belum sempat mempertanyakan permasalahan, sudah mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

“Saya bermaksud untuk sekedar konfirmasi bersama teman teman wartawan, namun sampai di sana sudah mendapat tanggapan dan respons yang kurang menyenangkan, dianggap kami meminta uang rokok, dan menantang kami untuk segera melaporkan dan menyuruh para wartawan untuk menulis sebanyak banyaknya dengan nada menantang dan tak pantas diucapkan selaku pengelola wisata Beach Forest,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB