Kadis PUPP Situbondo, Enggan Berkomentar terhadap Proyek Peningkatan Jalan

- Editorial Team

Selasa, 27 Desember 2022 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pelaksanaan kegiatan peningkatan jalan PTP Kayumas dari Pemkab (Pemerintahan Kabupaten) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Situbondo, dinilai tidak sesuai harapan masyarakat.

Pasalnya dalam pengerjaannya di lapangan, diduga tidak sesuai spek dan asal-asalan. Bahkan proyek yang dikerjakan oleh salah satu rekanan tersebut, diketahui abai terhadap aktivitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hal ini memantik perhatian khusus Sumakki, kalangan masyarakat yang mengaku dirinya sebagai Aliansi Media Peduli Situbondo (AMPSI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proyek peningkatan jalan PTP Kayumas itu, pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknik. Pekerja nya juga tidak dilengkapi dengan K3,” kata Sumakki.

Baca Juga:  Temukan Banyak Kejanggalan, Komisi II DPRD Sampang Panggil Pudam Trunojoyo dan Inspektorat

Sementara itu, lanjutnya, pekerjaan proyek disana kondisinya bertebing-tebing. Seumpama ada batu dari atas jatuh kebawah, dan kena kepala pekerja nya, siapa yang bertanggung jawab? Makanya K3 ditempat itu sangat dibutuhkan.

Bahkan, warga asal Desa Sumberwaru tersebut mengancam akan melakukan pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Bagaimana dengan konsultan pengawas nya? Apakah dia hanya terima laporan diatas meja? Kalau pekerjaan nya masih tetap seperti itu, maka kami dari Aliansi Media Peduli Situbondo (AMPSI) akan melaporkan nya ke APH.” papar Sumakki.

Baca Juga:  Berikut Kronologi Laka Lantas yang Terjadi di Jalan Raya Batuan, Korban Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, Joko, warga di lokasi sekitar pekerjaan, mengaku tidak puas atas pekerjaan proyek milik DPUPP Situbondo tersebut.

“Proyek yang dikerjakan ini sangat jelek. Jadi masyarakat tidak puas dengan adanya pekerjaan tersebut, karena baru sekarang ini ada pekerjaan pengaspalan sejelek ini,” ungkap Joko.

Tidak hanya itu, Ferdi, warga setempat juga mengatakan hal yang senada, “Saya juga tidak puas dengan adanya pekerjaan aspal seperti ini. Paling lama, satu bulan setengah aspal ini pasti amburadul. Kalau ada pekerjaan seperti ini, lebih baik uangnya kasihkan ke masyarakat miskin saja atau dibuatkan rumah untuk masyarakat miskin,” terangnya.

Baca Juga:  JPM Sumekar Sumenep bersama Karang Taruna Kibarkan Bendera Merah Putih di 14 Titik

Sementara Yudi, bagian tehnis lapangan saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa, pekerjaan proyek tersebut masih belum selesai.

“Masih belum pak, tinggal wearing coursenya pak. Spek yang gimana yang tidak seusai? di mana yang tidak sesuai?,”  ujar Yudi dengan nada bertanya.

Sampai berita ini ditayangkan, Gatot Siswoyo selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Kabupaten Situbondo lebih memilih irit bicara dan tidak mau memberikan tanggapan nya ketika dikonfirmasi awak media.

“Nggak komen saya. Saya nggak komen,” ujarnya kepada wartawan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB