Kepala BKKBN Pusat Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Sumenep

- Editorial Team

Selasa, 13 September 2022 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala BKKBN RI dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH.

kepala BKKBN RI dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH.

Dapurrakyatnews – Dalam rangka upaya pencegahan stunting melalui pelayanan KB, kepala BKKBN RI dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Melakukan kunjungan kerja, yang ditempatkan di Kantor Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kabupaten Sumenep termasuk dalam daftar stunting tertinggi di Jawa Timur, yang mencapai angka 29%. Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun), akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Selasa (13/9/2022).

Dalam sambutannya, Kepala BkKBN Pusat dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), menyampaikan jika pihaknya, pada tahun 2022 telah mengalokasikan anggaran untuk Kabupaten Sumenep sebesar 9.6 milyar, khusus untuk KB dan Stunting.

“Kalau ada bidan bidan yang pasang susuk yang tidak bisa di klaim oleh BPJS, maka ada dana sebesar Rp. 100.000 untuk satu pasang susuk, bisa memakai anggaran tersebut,” kata mantan Bupati Kulon Progo 2 periode tersebut.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH saat memberikan sambutannya

Ia menambahkan, kalau ada yang berkenan di steril karena umur nya sudah cukup tua, di atas 30 dan 35 tahun, ibu ibu ingin di steril dan bapak bapak juga ingin di steril dengan operasi kecil, maka bisa diambilkan anggaran dari sana.

“Bahkan bisa diberikan uang saku sebesar 300.000, sesuai dengan juklak juknis uang tersebut dipergunakan sebagai uang istirahat pasien, yang sudah menjalani steril, yang telah disediakan dalam anggaran yang 9,6 milyar tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:  Peran Ilmu Budi Pekerti Bagi Ilmu Pendidikan di Era Modern

Sementara di tempat yang sama Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH, menyampaikan jika jumlah penyuluh KB di Kabupaten Sumenep berjumlah 17 orang, dari 27 kecamatan 334 Desa dan Kelurahan. Rasio saat ini 1 penyuluh KB menangani 17 Desa.

“Kondisi ini masih sangat kurang, sehingga masih sangat membutuhkan tambahan tenaga penyuluh KB, di kecamatan minimal 78 penyuluh KB,” terangnya.

Selaku pimpinan di jajaran pemkab Sumenep, saya menyampaikan banyak terima kasih atas perhatian Bapak Kepala BKKBN RI, yang sudah menyempatkan berkunjung ke Kabupaten Sumenep. Karena kunjungan dan perhatian bapak akan memotivasi, tentang pentingnya peran keluarga berencana.

Baca Juga:  Memperingati Tahun Baru Islam dan Hari Kemerdekaan, Desa Bilis Bilis Gelar Pawai Obor

“Karenanya, tidak dapat dikesampingkan dalam rangka pengendalian penduduk, peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan kesejahteraan keluarga,” imbuh Bupati Sumenep.

Di kesempatan yang sama, Agus Mulyono, MCH Kepala Dinas Kesehatan,
Pengendalian Penduduk dan KB, dalam sambutannya mengatakan jika di Sumenep, dalam rangka pencegahan dan percepatan penanggulangan stunting digabung dengan TBC.
Menjadi salah satu program prioritas dengan GETTS Gerakan Eleminasi Tuntaskan TBC dan Stunting.

“Ini sudah berjalan, terus berproses ke tingkat bawah. Mudah mudahan membawakan hasil yang maksimal, dengan posisi hasil survei stunting yang tinggi (29%) mudah mudahan tahun ini membawakan hasil yang signifikan. Sehingga percepatan itu buahnya mencapai target di tahun 2024 dibawah 14 %,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru