Heboh Seorang Kades di Situbondo Dilaporkan oleh LBH GKS Basra dan Tim

- Editorial Team

Senin, 12 September 2022 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman SH saat melakukan konferensi Pers, usai membuat laporan dugaan pemalsuan dokumen ke Polres Situbondo

Lukman SH saat melakukan konferensi Pers, usai membuat laporan dugaan pemalsuan dokumen ke Polres Situbondo

Situbondo – Aditya Faisal Tanjung bersama dengan pengacara nya Lukman SH, dengan didampingi Ketua LBH GKS Basra, melaporkan Kepala Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ke Polres Situbondo. Senin (11/9/2022).

Aditya Faisal Tanjung ahli waris dari almarhumah Hj.Fauziah, secara resmi melaporkan kades Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, kabupaten Situbondo, atas dugaan pencurian dokumen sertifikat hak milik (SHM)  ke polres situbondo,

“Sebelum kami melaporkan kades Tanjung Kamal, kami sudah melakukan mediasi. Kami berupaya untuk menanyakan kronologis yang sebenarnya pada kades Tanjung Kamal, yaitu MA (inisial). Namun pihak kepala Desa tidak merespon dengan baik,” Kata Lukman SH, kepada awak saat menggelar konferensi Pres di Kantin Polres Situbondo.

Menurut Lukman, SH., malah kades Tanjung Kamal mengklaim bahwa lahan tersebut milik Yeni. Sedangkan yeni bukan anak kandung dari almarhum Hj Fauziah, dan Yeny tak lain adalah keponakan, dari kades Tanjung Kamal.

Baca Juga:  Bupati Situbondo Karna Suswandi Lantik Puluhan ASN, Ini Pesannya

“Kami kuasa hukum dari ahli waris, akan terus berupaya agar klien saya mendapatkan kepastian hukum, dan mendapatkan haknya kembali. Untuk berikutnya kami sebagai kuasa hukum ahli waris Hj. Fauziah, akan melaporkan kasus kasus yang lain, yang menurut dugaan kami, dilakukan oleh oknum kades Tanjung Kamal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sinergitas Babinsa Kapongan Bersama Warga Tangani Pohon Tumbang

Di tempat terpisah ahli waris Hj.Fauziah yaitu Aditya mengatakan kepada awak media, jika dirinya hanya butuh keadilan dan kepastian hukum, karena Ia tidak mungkin mengambil sesuatu yang bukan hak saya.

“Bersama pengacara, saya akan terus memperjuangkan hak saya, yang memang pantas menjadi milik saya, selain itu, sebidang tanah tersebut merupakan amanah dari almarhum ibu saya, yaitu Hj Fauziah,” terangnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB