Berkolaborasi Bangun Literasi Masyarakat, Perpusnas RI Gelar SHM

- Editorial Team

Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), menggelar Stakeholder Meeting (SHM) tingkat Provinsi di 34 Provinsi di Indonesia, termasuk juga Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk di Provinsi Kepri, SHM ini di ikuti sebanyak 16 stakeholder yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perguruan Tinggi dan Bank yang ada di Kepri.

Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Nelwaty, S.S.,M.Si mengatakan, kegiatan Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi ini adalah kegiatan mempertemukan para pemangku kepentingan (stakeholder), untuk dapat berkolaborasi atau bersinergi dalam membangun literasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi dan sinergi yang bisa dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat, bagi kedua belah pihak dan mendorong tugas pokok dan fungsi, ataupun tujuan dari setiap stakeholder.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Komitmen Wujudkan Kawasan Tanpa Rokok
Kadis Perpustakaan Provinsi Kepri, Herry Andrianto bersama Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Nelwaty saat SHM di Hotel CK Tanjungpinang

“Kolaborasi yang bisa diberikan dapat berupa kerjasama program, sumber daya manusia, barang dan material. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari siklus tahunan, pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,” ucap Nelwaty, Kamis (11/8) di Hotel CK Tanjungpinang.

Ia melanjutkan, secara formal SHM ini adalah wahana atau sarana untuk mempertemukan OPD dan instansi terkait, membantu terwujudnya dan melaksanakan juga tranformasi perpustakaan berbasis Inklusi sosial ini.

Baca Juga:  Serter TNI Tahun 2022, Lantamal IV Bantu Renovasi RTLH Hingga Perbaiki Perahu Nelayan

Stakeholder ini bisa mensosialisasikan dan menyampaikan edukasi, dalam mensejahterakan masyarakat. Terkhusus wilayah 3T yang minim literasi, dan minim juga dalam perekonomiannya.

“Dengan adanya SHM, peran stakeholder ini bisa membantu mencapai keinginannya yang belum terealisasi,” jelasnya.

Pertemuan SHM di tingkat provinsi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendukung, bagi pelaksanaan program di level provinsi, kabupaten dan desa.

Ekosistem pendukung yang diharapkan dapat memastikan tersedianya landasan kebijakan, yang dibutuhkan bagi pelaksanaan program di daerah.

“Terbentuknya kerjasama dan jejaring antara perpustakaan daerah, dengan pemangku kepentingan serta terjadinya perluasan program, melalui replikasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial secara mandiri dan berkelanjutan,” paparnya.

Baca Juga:  Polres Tanah Laut Gelar Minggu Kasih di Pelaihari 

 

Hal serupa juga disampaikan, oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepri Herry Andrianto, S.E.,M.M. Ia menyampaikan bahwa tujuan dari SHM ini untuk kesejahteraan masyarakat, dengan tranformasi perpustakaan berbasis Inklusi sosial.

Lanjutnya, kesejahteraan masyarakat tersebut tidak bisa kerja sendiri jadi harus berkolaborasi, dengan pemangku kepentingan (stakeholder) atau instansi terkait.

Dari diskusi yang dilaksanakan, banyak program yang disampaikan oleh stakeholder. Dari program tersebut nanti akan ditindaklanjuti, oleh Pihak Perpustakaan Provinsi Kepulauan Riau.

“Insyaallah akan ditindaklanjuti, kedepannya staf akan mengunjungi instansi terkait dan akan bekerjasama dalam menjalankan program mereka,” tutur Herry.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru