Pekerjaan Diduga Asal Asalan, Aktivis P3K Datangi Kantor PU Provinsi Jawa Timur

- Editorial Team

Selasa, 19 Juli 2022 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis P3K saat berada dilokasi pekerjaan di Jl. Jokotole Pamekasan

Aktivis P3K saat berada dilokasi pekerjaan di Jl. Jokotole Pamekasan

Pamekasan – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K), melakukan aksi demonstrasi ke kantor PU Provinsi Jawa Timur wilayah Pamekasan. Senin (18/07/2022).

Demo itu berkaitan dengan pemasangan kastin di jalan nasional Sampang-Pamekasan-Sumenep, dengan anggaran Rp. 25.520.622.540,00 yang dikerjakan oleh PT TRIJAYA ADYMIX Jl Raya Domas KM 14 Mojokerto.

Basri Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) mengatakan bahwa, pekerjaan dengan anggaran besar itu diduga dikerjakan asal-asalan, dan ditemukan banyak kejanggalan di lokasi pekerjaan.

Ia membuktikan, bahwa pemasangan beton pembatas jalan itu, semestinya terlebih dulu dilakukan penggalian galian 15 cm dan dirabat dengan beton  serta diberikan acian 2 cm. Tujuannya, beton yang hendak di pasang betul-betul melekat dan tidak mudah rusak.

“Ternyata di lapangan, hanya ditempel. Padahal ini bukan bata atau paving,” jelas Basri saat mengecek di lapangan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Bergerak Cepat Jemput Nelayan yang Hilang, Wujud Kepedulian Nyata terhadap Warga

Ia menilai, jika pekerjaan itu dilakukan atas dasar rekayasa lalu lintas, maka di lokasi tersebut tidak termasuk sasaran lokasi pekerjaan. Sehingga ia menilai pemerintah terkesan hanya menghamburkan atau buang-buang anggaran.

Selain itu, massa aksi juga menuntut mencabut izin PT tersebut dan hengkang dari wilayah pekerjaan, sebab pekerjaan terindikasi dilakukan secara tidak professional.

Baca Juga:  Hadiri Halal Bihalal Keluarga Madura Yogyakarta, Bupati Sumenep Naik Kereta Api

Usai melakukan aksi demonstrasi, masa aksi bergerak ke lokasi pekerjaan yang berada di jalan bundaran asem manis Pamekasan, dengan satker (satuan kerja) dengan didampingi aparat kepolisian.

Masa aksi mengecek langsung pekerjaan dan melakukan pembongkaran. Hasilnya, beton yang yang ditempel ke jalan baru disentuh langsung goyang. Sebab, tidak dilakukan pengalian saat pemasangan Beton.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru