Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Skrining Kesehatan

- Editorial Team

Jumat, 15 Juli 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Reisa Broto Asmoro Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru.

dr. Reisa Broto Asmoro Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru.

Dapurrakyatnews – Masa kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci telah dimulai, dan akan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2022. Oleh karena itu, pemerintah telah menyiapkan sistem skrining kesehatan berlapis, sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Hal tersebut dijelaskan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro. Dalam keterangan persnya pada hari Jumat, 15 Juli 2022 yang disiarkan secara langsung, pada kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:  Pemerintah Longgarkan Kebijakan Pemakaian Masker bagi Masyarakat

“Skrining yang dimaksud adalah pengecekan suhu tubuh, melalui thermal scanner dan thermal gun. Pengecekan tanda dan gejala serta melakukan observasi, terhadap jemaah di Asrama Haji Debarkasi,” tutur Reisa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Reisa menjelaskan bahwa apabila ditemukan jemaah dengan gejala demam, atau menunjukkan potensi penyakit menular, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes Antigen.

“Jika hasilnya positif, akan dirujuk ke fasilitas isolasi terpusat, untuk kasus tanpa gejala atau gejala ringan. Sementara yang bergejala sedang atau berat, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19,” lanjut Reisa.

Baca Juga:  Waspada, Membawa Keris di Kota Keris

Di sisi lain, bagi jemaah yang dinyatakan sehat saat kedatangan dan observasi, maka dapat kembali ke rumah dengan imbauan, untuk terus memantau kondisi kesehatannya selama 14 hari.

Lebih lanjut, Reisa menuturkan bahwa langkah antisipasi lain yang dilakukan yakni, Kementerian Kesehatan telah menginstruksikan seluruh rumah sakit, untuk menyiapkan 10 hingga 30 persen kapasitas tempat tidur.

Baca Juga:  Setiap Pekan, Personil Sat Brimob Polda Kalsel dapat Siraman Rohani

“Lalu juga menyiapkan sejumlah tempat isolasi mandiri terpusat, begitu pun penyiapan alkes (alat kesehatan), SDM, obat-obatan, dan APD,” jelas Reisa.

Untuk diketahui, masa kepulangan jemaah haji ke Tanah Air, akan berlangsung dalam dua gelombang. Yakni gelombang pertama pada tanggal 15 hingga 30 Juli 2022 dan gelombang kedua, pada tanggal 30 Juli sampai dengan 13 Agustus 2022.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman
Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten
Bupati Situbondo Hadiri Festival Budaya Adat KK 26, Dorong Pengembangan Wisata Lokal
Pemdes Prambanan Gelar Kirab Budaya Petik Laut 2025 Sebagai Momentum Syukur dan Penggerak Ekonomi Lokal
Festival Tan Pangantanan untuk Mengenalkan Budaya Tradisional Daerah Sejak Dini kepada Anak
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep
Sekda Edy Rasyadi Membuka Pelaksanaan Pameran dan Lelang Lukisan di Pendopo Agung
Kecamatan Rahul Gelar Festival Budaya, Ini kata Camat Dheno

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:36 WIB

Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:02 WIB

Bupati Situbondo Hadiri Festival Budaya Adat KK 26, Dorong Pengembangan Wisata Lokal

Sabtu, 25 Januari 2025 - 22:14 WIB

Pemdes Prambanan Gelar Kirab Budaya Petik Laut 2025 Sebagai Momentum Syukur dan Penggerak Ekonomi Lokal

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:41 WIB

Festival Tan Pangantanan untuk Mengenalkan Budaya Tradisional Daerah Sejak Dini kepada Anak

Berita Terbaru