Home / Tak Berkategori

Cara Brilian El Saiser Selamatkan Warga Tapin Dari Konsumsi Miras

- Editorial Team

Kamis, 24 Maret 2022 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser

Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser

Dapurrakyatnews – Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser, memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek pada Rabu (23/3) kemarin.

Ia melakukan hal ini untuk mendukung program Pemda, agar Kabupaten Tapin bersih dari peredaran miras. Sesuai dengan Motto Kabupaten Tapin ‘Tamasya’ ( Tapin Mandiri , sejahtera yang beragamais).

El Saiser melakukan hal ini juga karena, saking cintanya kepada warga. Ia memberantas miras agar masyarakat sadar bahwa mabuk- mabukan, bisa merusak moral. Seperti yang disampaikan Sunan Ampel di dalam dakwahnya, diharapkan masyarakat menghindari ‘Moh Limo salah satunya Moh Mabuk’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara untuk para penjualnya, diharapkan bisa dengan cepat beralih ke usaha lain yang legal dan halal.

Namun demikian apabila para penjual masih membandel, maka tidak akan ada toleransi lagi baginya.

Baca Juga:  Pelaku Curanmor berikut Penadahnya berhasil diamankan Petugas Kepolisian

Langkah tegas usai persuasif ini penting dilakukan. Sebab implikasi dari peredaran miras, sangat serius. Seperti kenakalan, perkelahian, kemudian konflik lingkungan, kriminalitas hingga korban meninggal.

“Kita berantas minuman keras karena sering membuat mabuk, sehingga menjadi pemicu keributan, perkelahian bahkan terakhir pembunuhan di Lokpaikat,” ucap El Saiser saat berbincang dengan Dapur Rakyat News, Kamis (24/30).

Penanganan minuman keras, memang berbeda dengan penangan kasus narkoba. Namun demikian, sebut El Saiser. Jika peredaran miras terus dibiarkan menjamur dan tumbuh di wilayah Tapin, maka akan menjadi ancaman bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam Ilmu Kriminologi dikenal istilah Teori Fixing Broken Windows ( memperbaiki jendela rusak) yang dikemukakan oleh George L Kelling dan James Q Wilson yang dimuat majalah The Atlantic Monthly pada Maret 1982, El Saiser mengumpamakan jendela rusak untuk menggambarkan hubungan antara ketidaktertiban dengan kejahatan.

Baca Juga:  Patut Ditiru, Kapolres Tapin Bantu Dorong Mobil Warga yang Terperosok

Tatanan yang tidak tertib jika tidak segera diperbaiki, akan menimbulkan kerusakan yang besar. Jendela rusak dengan lubang kecil, tidak diperbaiki awalnya masuk nyamuk, lalu lalat, lama- lama bisa masuk ular dan mengganggu penghuni di dalamnya.

“Teori ini intinya mengajarkan kita agar peduli dengan hal-hal kecil, yang dapat mengganggu tatanan yang sudah teratur di masyarakat. Kalau dibiarkan, maka seperti kasus di Lokpaikat akan kembali terulang,” tegasnya.

Baca juga : Kapolres Tapin Acungi Jempol Gerak Cepat Unit Reskrim Lokpaikat Ungkap Kasus Pembunuhan

Baca Juga:  Polres Tapin Serahkan Bingkisan kepada Personel Terdampak Banjir

El Saiser menekankan bahwa polisi bertanggung jawab melindungi masyarakat, baik secara keseluruhan maupun setiap individu yang hidup dalam masyarakat itu.

“Kenapa kita memulai dari hal kecil (berantas miras), karena penjahat-penjahat profesional dimulai dari pelanggaran kecil-kecilan yang mana tidak ada orang peduli untuk memperbaikinya,” tutur El Saiser.

“Bahkan Jenderal Napoleon Bonaparte ,Kaisar Perancis yang sangat terkenal mengatakan, dunia ini kacau bukan karena orang jahat tetapi karena orang- orang baik yang diam tidak mau peduli,” imbuhnya.

Terakhir, Kapolres Tapin menegaskan bahwa pemusnahan 4252 botol miras berbagai merek itu merupakan shock therapy kepada penjual miras, bahwa polisi tidak berikan ruang untuk peredaran minuman keras di Kabupaten Tapin.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Bupati Sumenep Minta Perusahaan Beri Kesempatan Proporsional bagi Tenaga Kerja Lokal ‎
Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Identitas Masih Misterius
‎KSOP Kalianget Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wujud Pelayanan Humanis di Momentum Harhubnas ‎
Polres Sampang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Mertua di Tambelangan
‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini
Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang
Imam Hasyim Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Sumenep, Berikut Nama-namanya
Forsekdesi Sumenep Tebar Kepedulian, Wabup Imam Hasyim Bicara Keberkahan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:11 WIB

‎Bupati Sumenep Minta Perusahaan Beri Kesempatan Proporsional bagi Tenaga Kerja Lokal ‎

Selasa, 22 September 2026 - 22:24 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Identitas Masih Misterius

Selasa, 22 September 2026 - 10:41 WIB

‎KSOP Kalianget Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wujud Pelayanan Humanis di Momentum Harhubnas ‎

Senin, 21 September 2026 - 19:22 WIB

Polres Sampang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Mertua di Tambelangan

Senin, 21 September 2026 - 12:55 WIB

‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini

Berita Terbaru