Home / Tak Berkategori

Memastikan Harga Tembakau Memihak Petani, Tim Monitoring Kunjungi Gudang Penerima Hasil Tanam Petani

- Editorial Team

Rabu, 25 Agustus 2021 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim monitoring dan pengawasan pembelian Tembakau, saat berada di Gudang Milik Gudang Garam di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep

Tim monitoring dan pengawasan pembelian Tembakau, saat berada di Gudang Milik Gudang Garam di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep

Sumenep, DapurRakyatNews –Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Monitoring dan Pengawasan pembelian Tembakau tahun 2021, hari ini melakukan kunjungan kebeberapa Gudang. diantaranya Gudang Wismilak yang berada di Desa Gunggung Kecamatan Batuan dan Gudang milik Gudang Garam yang berlokasi di Kecamatan Guluk-Guluk. Rabu 25 Agustus 2021

Tim monitoring yang terdiri dari beberapa OPD Organisasi Perangkat Daerah, Dinas DPM&PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu) , DISPERTAHORTBUN (Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) , DISPERINDAG (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), SATPOL PP dan Perwakilan DPRD Komisi II, bersinergi melakukan pengawasan kebeberapa Gudang Tembakau yang ada di Kabupaten Sumenep.

Tim monitoring dan pengawasan pembelian Tembakau, saat melakukan monitoring ke gudang milik Wismilak di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep

Didik Wahyudi, Kadis DPM&PTSP menerangkan bahwa Gudang Tembakau sudah bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Pertama di Gudang Tembakau milik Wismilak kuota tadi langsung spontan naik yang pertama izin ke kami hanya 300 ton sekarang sudah menjadi 500 ton, ini kan sebuah Respon yang bagus,” katanya

Sehingga masih banyak peluang dan kesempatan kepada masyarakat untuk memasukkan atau menjual tembakaunya ke Gudang, masih ada waktu karena kuotanya masih ada
Sedangkan untuk Gudang Tembakau milik Gudang Garam di kecamatan Guluk Guluk kuota menerima 1500 ton tembakau.

Kwalitas Tembakau dan Harga tembakau di Gudang milik Gudang Garam. Lihat Video nya dalam tautan dibawah ini.

Penjelasan lengkap dari daftar harga tembakau di video dibawah ini :

https://youtu.be/l8u7TwrmQ8A

“Tetapi hari ini masih sedikit para petani memasukkan tembakau hasil rajangannya ke kedua gudang tersebut,” tambahnya.

Baca Juga:  SLPTT, Memberikan Pengetahuan dan Ilmu Baru bagi Petani Tembakau

Harapan saya pada masyarakat petani tembakau, karena memang tembakau ini menjadi sebuah primadona, namun perlu juga diingat dan diperhatikan bahwa waktu tanam dan waktu bukanya gudang Tembakau benar benar diperhitungkan karena Gudang Tembakaupun sebenarnya punya kuota ada keterbatasan (penyerapan).

“Nah ini yang harus menjadi pemikiran, sehinga dengan demikian salah satu caranya petani harus lebih pandai memperkirakan waktu tanam, areal luas penanaman bisa di sinergikan dengan waktu bukanya Gudang Tembakau agar bisa mengurangi resiko over Produksi,” ujarnya.

Harapan juga datang dari Juhari, S,Ag anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Komisi II, yang meminta kepada Gudang Gudang yang untuk terus melakukan komunikasi kepada Pemkab Sumenep, sehingga Dinas terkait bisa turun kebawah, dan harapan nya petani tembakau mengikuti apa apa yang menjadi aturan pabrikan (gudang_red) dan Dinas Terkait.

Baca Juga:  Untuk Mengurangi Urbanisasi Kelompok Wanita Tani Lakukan ini pada Anggotanya

“Sinergitas terus dibangun antara Pabrikan, Asosiasi dan Pemerintah. harus terus dibangun, sehingga masyarakat tidak terkejut ketika ada sosialisasi dari Dinas terkait ataupun dari pihak pabrikan. Atapun nanti jika ada varietas tanam tembakau jenis baru,” terangnya

Ditempat yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si, menambahkan bahwa harga tembakau di beberapa gudang cenderung bagus dan akan mengalami kenaikan. seperti gudang Wismilak harga dimulai dari Rp. 36.000 sampai dengan Rp. 55.000.

“Sedangkan untuk gudang milik Gudang Garam termurah 29.000 sampai dengan 40.000, namun harga tersebut cenderung naik karena mengikuti kwalitas dan kwantitas dari tembakau itu sendiri,” Katanya

Dihitung berdasarkan BEP atau Break Even Point, titik dimana pendapatan sama dengan modal yang dikeluarkan, hingga tidak terjadi kerugian, antara produksi input dan output nya, namun tetap tergantung pada kualitas riil tembakau itu sendiri dilapangan.
Jadi harga standart di Gudang Tembakau sudah bisa memenuhi standar dari biaya produksi BEP atau Break Even Point .

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Kesehatan, RS BHC Sumenep Berikan Pemeriksaan Mata Gratis bagi Purnawirawan Polri dan Pensiunan ASN
‎Pimpin Rapat Bamus, M. Syukri Pastikan Agenda Paripurna Raperda Berjalan Sesuai Tahapan
DPRD Sampang Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2026, Ini Agenda Strategisnya
‎Bupati Sumenep Minta Perusahaan Beri Kesempatan Proporsional bagi Tenaga Kerja Lokal ‎
Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Identitas Masih Misterius
‎KSOP Kalianget Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wujud Pelayanan Humanis di Momentum Harhubnas ‎
Polres Sampang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Mertua di Tambelangan
‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:31 WIB

Peduli Kesehatan, RS BHC Sumenep Berikan Pemeriksaan Mata Gratis bagi Purnawirawan Polri dan Pensiunan ASN

Kamis, 24 September 2026 - 08:53 WIB

‎Pimpin Rapat Bamus, M. Syukri Pastikan Agenda Paripurna Raperda Berjalan Sesuai Tahapan

Rabu, 23 September 2026 - 19:11 WIB

DPRD Sampang Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2026, Ini Agenda Strategisnya

Rabu, 23 September 2026 - 10:11 WIB

‎Bupati Sumenep Minta Perusahaan Beri Kesempatan Proporsional bagi Tenaga Kerja Lokal ‎

Selasa, 22 September 2026 - 22:24 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Identitas Masih Misterius

Berita Terbaru