Prihatin Ekonomi Warga, Bupati Minta ‘Jung Rojung’ Putus Penyebaran Covid-19

- Editorial Team

Rabu, 7 Juli 2021 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H [foto/saputra]

Bupati Kabupaten Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H [foto/saputra]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Tak bisa dipungkiri penerapan PPKM Darurat di Sumenep, Madura, Jawa Timur, sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, Penerapan pembatasan ini menyebabkan kegiatan ekonomi warga terganggu.

Subscribe👉 Dapur Rakyat News TV

“Saat ini kita (Pemerintah Daerah) sedang bekerja keras memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sumenep, Saya sangat memahami adanya pemberlakuan PPKM Darurat ini terasa berat khususnya terhadap perekonomian masyarakat Sumenep. akan tetapi semakin cepat turun penyebarannya covid ini maka semakin cepat masyarakat bisa segera beraktivitas normal kembali dan tentu perekonomian akan cepat kembali pulih”. Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan kepada Timsus Dapur Rakyat News, Rabu (07/7).

“Semua ikhtiar ini akan berhasil kalau ada kebersamaan, Kita juga meminta bantuan seluruh elemen masyarakat untuk jung rojung (bergotong royong) saling bahu membahu bersama pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sumenep.” Lanjut Fauzi.

Baca Juga : Kabar Gembira, Pertamina Gerak Cepat Untuk Penanganan Covid-19 Dapatkan Apresiasi Menkes

Saat ini Kabupaten Sumenep sedang melaksanakan PPKM Darurat dari tanggal 3 sampai dengan 20 Juli mendatang. Sudah banyak kasus terkonfirmasi positif dan korban yang berjatuhan akibat pandemi Covid-19 dalam benerapa pekan ini.

Prihatin Ekonomi Warga, Bupati Minta 'Jung Rojung' Putus Penyebaran Covid-19
Suasana IGD RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep [foto/saputra]
Kondisi seluruh Rumah Sakit yang ada di Sumenep sudah full dengan pasien, bahkan Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Moh. Anwar Sumenep sebagai rujukan utama dari berbagai daerah di Sumenep pernah ditutup sementara karena penuh tidak mampu menampung pasien yang datang.

Baca Juga:  Memperingati HUT RI ke 79 Pemkab Sumenep Gelar Bermacam Perlombaan

Rumah Sakit di banyak Daerah di Jawa timur kondisinya juga sama, penuh dengan pasien. Kondisi hal ini membuat kita harus mawas diri dan pentingnya memiliki kesadaran diri untuk selalu menjaga diri dan keluarga kita dengan melakukan prokes yang disiplin dan selalu menghindari kerumunan.

Baca Juga : PKH Sukses Motivasi Anak KPM Kuliah Hingga Raih Beasiswa

Karena apabila kita sakit maka susah untuk mendapat rujukan karena banyak rumah sakit saat ini tak mampu menampung pasien baru lagi. Hal ini mengakibatkan orang yang tidak sakit covid-19 pun juga menjadi sulit mendapatkan rumah sakit rujukan juga.

Baca Juga : Berikut Jenis Bansos Yang Akan Disalurkan Masa PPKM Darurat Pekan Ini

Kepada Tim Lipsus, Bupati sumenep juga menyampaikan 3 hal penting, yang perlu di perhatikan oleh masyarakat Sumenep, yaitu:

Baca Juga:  Viral Kepala Desa Njaluk THR, Achmad Fauzi Sudah Mengantisipasi

1. Masyarakat harus berpikir tenang, istirahat dulu dirumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak.

2.Kalaupun mau keluar Jangan Lupa pakai masker, kesadaran kita menerapkan prokes akan melindungi orang orang di sekeliling kita.

3. Dan jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada yg maha melindungi, banyak berdoa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB