Musim Tanam Daun Emas Tiba, Dispertahutbun Sumenep Bergerak

- Editorial Team

Jumat, 28 Mei 2021 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Acara Sosialisasi Intensifikasi Tembakau di Aula Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep [dok/IST]

Photo : Acara Sosialisasi Intensifikasi Tembakau di Aula Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep [dok/IST]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Memasuki musim tanam ‘Daun Emas’ Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahutbun) Kabupaten Sumenep menggelar acara Sosialisasi Intensifikasi Tembakau.

Tembakau yang juga lazim disebut sebagai Daun Emas, merupakan salah satu komoditi pertanian unggulan yang bernilai ekonomi tinggi, tak terkecuali di Sumenep, yang terletak di ujung paling timur Pulau Madura.

Pada musim tanam 2020 sejak pandemi Covid-19 menyerang, permintaan pabrik rokok terhadap Daun Emas Madura menurun drastis sehingga berakibat langsung terhadap penurunan harga tembakau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan kondisi tersebut untuk menyambut musim tanam tembakau di Madura tahun 2021 ini diperlukan berbagai strategi agar kerugian petani tembakau pada tahun sebelumnya tidak terulang kembali.

Baca Juga : Percepatan Program Bupati, BAPPEDA Melaksanakan Asistensi dan Intensif

Menyikapi hal demikian, Dispertahutbun Kabupaten Sumenep pun bergerak cepat memasuki masa tanam daun emas, dengan menggelar kegiatan sosialisasi intensifikasi tembakau, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Sumenep, Jum’at (28/05).

Baca Juga:  Prajurit Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Kibarkan Sang Saka Merah Putih Didasar Laut

Selain puluhan peserta yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar di Kabupaten Sumenep. Acara tersebut juga menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, perwakilan dari Dinas Perkebunan Pemprov Jawa Timur, Pemerhati Petani Tembakau dan Pabrikan.

Arif Firmanto, S.TP, M.Si Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi tersebut dilakukan adalah, untuk memberikan edukasi terhadap Petani serta upaya Pemerintah mewujudkan hasil pertanian yang bagus secara kualitas sesuai dengan target yang diharapkan oleh pabrikan.

Baca Juga:  Panitia Pilkades Kembali Dikritik, Kali Ini Desa Poteran Ra'as

“Kemudian diusahakan untuk tetap tepat jenis, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat dosis,” jelas Arif.

Baca Juga : Madakaripura, Air Terjun Abadi Yang Mistis

Masih menurut Arif, untuk menjaga hasil usaha kualitas tembakau tetap bagus sesuai dengan kebutuhan pabrikan, pihaknya menyarankan bagi Petani untuk menanam usaha pertanian tembakau di wilayah tegal dan gunung saja.

Dispertahutbun Sumenep melalui Arif, juga menghimbau kepada Petani bahwa berdasarkan ramalan cuaca pada BMKG, untuk masa tanam tembakau yang baik adalah pada kisaran awal bulan Juni 2021.

Sementara itu, Imam Syafii salah satu anggota Kelompok Tani yang juga hadir pada acara sosialisasi, siap bersama dengan Petani di Desanya untuk lebih giat lagi meningkatkan kualitas hasil pertanian tembakau.

Baca Juga:  Pemdes Panji Kidul Adakan Penguatan Kapasitas Linmas

“Dengan adanya sosialisasi ini, mudah-mudahan para Petani dan kami siap sebagai Petani, meningkatkan kualitas hasil pertanian.” Kata Imam Syafii, Petani dari Desa Montorna usai acara berlangsung.

Baca Juga : Alih-Alih, Dinkes Hanya Tanggung Biaya Rawat dan Pengobatan

Petani memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan jenis tanaman dan pembudidayaannya. Namun apabila ada ketentuan Pemerintah tentang tanaman yang harus ditanam, dalam hal ini tanaman ‘Daun Emas’.

Maka Pemerintah berkewajiban untuk mengupayakan agar Petani yang bersangkutan memperoleh jaminan
penghasilan tertentu, dan sebaliknya apabila pilihan jenis tanaman tidak ditentukan oleh Pemerintah seperti yang tertuang pada UU Nomor 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budi Daya Tanaman Pasal 6.


Pewarta : Faldy Aditya
Editor     : Ferry Saputra

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru