Bagai Jatuh Tertimpa Tangga, Warga Terbebani Biaya Pemakaman

- Editorial Team

Jumat, 21 Mei 2021 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPINANG, DapurRakyatNews – Warga Kp Kolam, Gang swadaya I, Kelurahan Tanjungpinang Barat minta Pemerintah untuk menanggung biaya untuk pemakaman Jenazah Covid-19.

Pasalnya, Warga Mengeluh dengan mengeluarkan biaya yang lumayan besar untuk pemakaman keluarga yang terpapar Covid-19.

Ketua RT IV Kp Kolam Zaini mengatakan, merasa keberatan dengan adanya biaya pengalian untuk keluarga jenazah Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Keluarga diminta biaya sebesar Rp 1,5 juta rupiah untuk biaya gali kubur jenazah keluarga nya.

Baca Juga:  Bismillah Melayani Sebagai Bentuk Pelayanan Nyata Dibidang Kesehatan

“Kami merasa terbebani dengan biaya tersebut. karena kami orang susah dengan biaya pengalian tersebut,” ucap Zaini, Jumat, (21/5).

Ia menyebutkan, karena tidak semua yang terpapar Covid-19 dari kalangan orang menengah keatas. Keluarga hanya kerja harian lepas tanpa ada gaji yang tetap. dengan Begitu, Zaini minta pemerintah untuk bisa meringankan dan menanggung biaya pemakaman jenazah Covid-19.

“Keadaan Perekonomian sekarang ini uang segitu besar bagi kami. karena saya sendiri kerjanya tidak tetap. saya harap Pemerintah bisa menanggung biaya tersebut,” pintanya.

Baca Juga:  Satres Narkoba Polres Pessel Tangkap Empat Tersangka Beserta 23 Paket Narkoba Jenis Sabu

Ia melanjutkan, Informasi nya dulu pemakaman jenazah Covid-19 ditanggung oleh pemerintah, dan pihak keluarga tidak di minta biaya tersebut.

“Dulu info nya tidak bayar. dan di tanggung Pemerintah,” tuturnya.

Di Kesempatan lain, Konfirmasi Kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Tanjungpinang. Djasman menuturkan, untuk biaya pemakaman memang tidak di tanggung Pemerintah. jadi Keluarga bayar untuk biaya gali kubur.

“Iya benar, Pemerintah tidak menanggung biaya pemakaman. jadi untuk biaya gali kubur ditanggung pihak keluarga,” ungkap Djasman saat dikonfirmasi via telepon Jumat, (21/5).

Baca Juga:  Seorang Wanita di Banjarbaru Terlibat Jaringan Pengedar Pil Zenith 

Lanjutnya, tukang gali kubur bukan dari Disperkim. Namum dari luar, jadi Keluarga bayar untuk tukang gali kubur nya.

“Karena yang tukang gali kubur dari luar bukan dari Perkim, jadi biaya ditanggung oleh pihak keluarga,” tutupnya.

Baca Juga : Takbir Keliling Dilarang Orkes Dangdut Jalan Terus

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru