Kondisi Pustu Mengenaskan, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 8 April 2021 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Red]

Photo: Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Red]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Sejumlah Masyarakat yang ingin mendapatkan perawatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, rela menempati tempat seadanya.

Bangunan gedung yang hanya tinggal bangunan belakang berukuran 6×9 meter ruangan untuk pasien, sedangkan kantor untuk Tenaga Medis tidak ada.

Sedangkan bangunan sebelumnya yang dibangun diatas tanah bertempat di Desa Banbaru Pulau Giliraja, sudah ambruk tinggal puing bangunan yang dibangun pada tahun 2013.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis Sosial Giliraja Davit Pargianto, mendesak agar Pustu Giliraja secepatnya dibangun supaya masyarakat setempat juga merasakan fasilitas yang nyaman dan diperlakukan sama dengan masyarakat daratan Sumenep.

“Sejak dulu saya sudah sering mengusulkan saat musrenbangcam Kecamatan Giligenting, bahwa Pustu di Giliraja sangat tidak layak, dan secepatnya dibangun,” Sergah Davit dengan nada emosi saat dikonfirmasi DapurRakyatNews, Rabu (08/04/2021).

Baca Juga:  Masjid Jabal Rahmah Diresmikan, Staf Ahli : Jadikan Mesjid Sebagai Pusat Ibadah dan Musyawarah Keislaman 

Lanjut Davit sapaan akrabnya, dulu warga Pulau Giliraja sempat gembira mendengar kabar bahwa Pustu di Pulau tersebut akan dibangun di Tanah Percaton Desa Banbaru.

Pasalnya hal tersebut sempat disureview oleh salah satu Petugas Dinas Kesehatan dan Bajakan Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, saat meresmikan Kampung Tangguh di Desa Lombang Tahun 2020 lalu. “Namun realisasinya sampai saat ini belum ada riak-riak akan dibangun,” Ujarnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Moh. Zinal Zigit kepala Desa Banbaru, juga membeberkan bahwa pada saat Bupati Sumenep A. Busyro Karim beserta Forkompinda meresmikan Kampung Tangguh di Desa Lombang 2019 lalu, Juga sempat meninjau Pustu Giliraja yang hampir ambruk.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Luncurkan Layanan Program Tabungan Qurban

Setelah puas melihat bangunan Pustu, A. Busyro Karim dengan digonjeng oleh Kepala Desa Banbaru bergeser menuju lokasi Tanah Percaton yang rencananya akan dibangun Puskesmas Pembantu.

Pihak Pemerintah Desa Banbaru juga berharap agar postu di Pulau Giliraja segera dibangun.

“Iya betul mas pada tahun 2020 lalu, saat Kyai Busyro Launching Kampung Tangguh di Desa Lombang Sempat melihat-lihat Pustu yang sudah hampir ambruk dan sekarang sudah ambruk.

Setelah itu kami pihak Desa mengusulkan agar pembangunan Pustu Giliraja dibangun di tanah Percaton milik Desa Banbaru jika boleh, kalau tidak boleh saya selaku Kades Banbaru siap akan nenghibahkan tanah saya untuk pembangunan Pustu.

Baca Juga:  Polisi Amankan 2 Orang Pria dan 1 Orang Wanita yang Kedapatan sedang Pesta Sabu

Karena Desa Banbaru adalah jantung kota Giliraja, saya menginginkan Pustu Giliraja dibangun di tengah-tengah Pulau Giliraja. Tolong kepada teman-teman Media dan Aktivis agar hal ini dikawal, kasihan Masyarakat Giliraja yang ingin mendapatkan perawatan di Pustu,” Jelas Pak Kades yang terkenal gaul ini.

Adi Mulyono, Kepala Puskesmas Giligenting saat dikonfirmasi oleh Media DapurRakyatNews, mengaku Bahwa di Tahun 2020 Pustu Giliraja telah diusulkan melalui Musrenbangcam Kecamatan Giligenting.

“informasinya sudah teranggarkan di Tahun 2021 akan tetapi terkendala lahan sehingga kami masih mengupayakan agar Pustu Giliraja bisa dibangun,” Pungkas pak kapus Giligenting.

Baca Juga : Saldo Kosong, KPM Bansos Menjerit Pilu

Pewarta: Puja
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru