Sumenep Darurat Darah, Warga Kepulauan Sorot PMI dan Pemkab

- Editorial Team

Jumat, 12 Maret 2021 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep Saat Donor Darah Untuk Warga Kepulauan di UTD PMI Sumenep

Photo: Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep Saat Donor Darah Untuk Warga Kepulauan di UTD PMI Sumenep

“Yang terjadi selama ini kan tidak, keluarga pasien yang harus sibuk mencari pendonor. Saya sebagai warga kepulauan sudah memohon waktu kepada Bupati Sumenep, untuk audiensi dengan pihak RSUD Moh. Anwar dan PMI Sumenep untuk menyampaikan keluhan – keluhan masyarakat Sumenep. Menurut saya, Sumenep saat ini sedang darurat darah,” pungkasnya.

Agus Junaidi, Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep mengatakan terkait minimnya stok darah di PMI Kabupaten Sumenep, menurut dia Pemerintah Kabupaten Sumenep harus hadir dan melayani rakyatnya.

Baca Juga:  Buka Acara Konsultasi Publik 1, Sekda Situbondo Ajak Sukseskan Program Pemerintah

“Pihak PMI Sumenep juga harus memiliki program yang jelas. Sehingga ketersediaan darah untuk masyarakat yang membutuhkan benar-benar terjamin, darah yang dibutuhkan pasien selalu tersedia di UTD PMI Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

Lebih lanjut kata Agus Junaidi, untuk menjamin ketersediaan atau stok darah yang cukup, Pemkab Sumenep dalam hal ini Dinas Kesehatan Sumenep selaku sektor kedinasan tingkat kabupaten harus menjalankan amanah Permenkes RI nomor 83 tahun 2014.

“Saya hanya ingin mengingatkan saja soal permenkes itu, khususnya pada pasal 7 ayat 2c bahwa UTD tingkat kabupaten memiliki tugas melakukan penyediaan darah dan komponen darah, dan pada ayat 3 disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten bertanggung jawab terhadap pembiayaan penyelenggaraan Pelayanan Darah pada UTD tingkat kabupaten/kota,” harap Agus Junaidi warga asal kepulauan Sapudi Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB