SUMENEP, DapurRakyatNews – Tanpa tedeng aling-aling sekumpulan orang tak dikenal melakukan pengrusakan Faskes (Fasilitas kesehatan) Puskesmas Legung Timur di Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura. Senin (05/07) malam.
Baca Juga : Terkait Penyerangan Puskesmas Legung Timur, Kapus Angkat Bicara
Buruknya pelayanan di Puskesmas Legung Timur, diduga telah membuat sejumlah massa naik pitam. Dan melakukan pengrusakan terhadap beberapa fasilitas yang tersedia di Faskes yang berlokasi di Kecamatan Batang-batang tersebut.
Baca Juga : Akhirnya Pilkades Serentak di Sumenep Ditunda
Selain pengrusakan, berdasarkan informasi yang diperoleh DapurRakyatNews, massa juga melakukan tindakan penganiayaan kepada Nakes (Tenaga Kesehatan) yang kebetulan sedang bertugas.
Awak media kemudian menghubungi Joko Suwarno Camat Batang-batang untuk memperoleh kepastian akan kebenaran kabar tersebut.
“Iya betul mas (pengrusakan terhadap Puskesmas Legung Timur_red), dan informasinya sempat terjadi pencekikan salah satu Nakes. Saya sudah menerjunkan Tramtibum Kecamatan Batang-batang.” Terang Pak Camat.
Baca Juga : Anehnya Prasasti di Panembahan Sunan Wirokromo Blingi dan SK Bupati Sumenep
Joko juga menerangkan bahwa esok hari, dirinya akan memanggil Kapus (Kepala Puskesmas) Legung Timur, beserta Kapolsek dan Danramil Batang-batang. Guna mengetahui pasti penyebab peristiwa pengrusakan Puskesmas oleh massa tersebut.
Menurut salah satu warga di Kecamatan Batang-batang, sekitar tiga hari yang lalu ada guru ngaji yang juga tokoh masyarakat yang sakit dan dirawat di Puskesmas Legung Timur. Kemudian guru ngaji tersebut diklaim oleh pihak Puskesmas, sakitnya adalah positif Covid-19.
Baca Juga : Kelurahan Karangduak Tidak Perlu Takut dan Berlebihan
“Tetangga-tetangga dari guru ngaji itu kemudian mendatangi Puskesmas karena tidak terima jika guru ngaji itu di-Covidkan, tetapi tidak ada pengrusakan kok mas.” Ujar warga tersebut.
