Home / Tak Berkategori

Agro Wisata Bujur Matahari Diresmikan, Wisatawan dan Pengelola Wajib Prokes

- Editorial Team

Minggu, 27 Februari 2022 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) AKBP Sigit Haryadi, bersama Komandan Kodim 1002/HST Letkol Kav Gagang Prawardhana. Mendampingi Bupati Aulia Oktafiandi, resmikan Agro Wisata Bujur Matahari di Desa Bakti, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Minggu (27/2/2022)

Tempat wisata dan kuliner Bujur Matahari adalah sebuah destinasi wisata dan kuliner keluarga, yang dibangun oleh pemuda desa bakti. Tergabung dalam Forum pemuda bakti bangkit bersama (FPB 3), Desa Bakti.

Wisata di tengah persawahan yang terletak di Desa Bakti RT 1 tersebut, mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati, Kapolres, Dandim dan ratusan warga yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : wisataBelum ada Kunjungan Wisatawan Mancanegara, Gubernur Pertimbangkan Bebas Visa

Baca Juga:  Meriahkan HUT Bhayangkara, Polres Tanah Laut Gelar Fun Bike Berhadiah Motor

Konsep dari Tempat Wisata dan Kuliner (TWK) ini, adalah membangun tempat bersantai keluarga di tengah area persawahan desa. Dengan latar belakang, pegunungan Meratus yang indah.

Di lokasi wisata ini, dilengkapi banyak spot foto menarik yang tersebar di sekitar area wisata. Salah satu spot favorit, adalah rumah pohon. Letaknya di tengah jembatan bambu, akses menu area wisata.

Selain spot foto tersedia pula banyak gazebo dan bangku-bangku, untuk duduk santai sambil menikmati angin sepoi khas tengah sawah.

Selain dimanjakan dengan spot foto, Agro Wisata Bujur Matahari juga menyediakan kuliner. Khas kampung yang berasal dari pahuluan, seperti lauk haliling (jenis keong kecil yang hidup di sawah).

Baca Juga:  Redaksi Dapur Rakyat News Ucapkan Ulang Tahun Ke-41 Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto

Kemudian gangan humbut (sayur dari batang kelapa muda), sayur rebung (dari batang bambu muda), serta khas makanan HST lainnya.

Disebutkan, untuk tarif masuk pengujung nanti, cukup terjangkau yaitu Rp 5000 per orang. Sedangkan tarif parkir dan lokasi parkirnya, masih dibicarakan dengan anggota FPB.

Usai meresmikan Agro Wisata Bujur Matahari, AKBP Sigit Hariyadi mengaku begitu menikmati konsep wisata yang unik dan jarang ditemui di tempat lain. Apalagi lokasinya dekat dengan Gunung Meratus, yang melegenda itu.

“Ini kreatif sekali, mas Irwansyah (pengelola wisata_red) dengan kejeliannya ternyata bisa membangun tempat seindah ini,” ucap Sigit kepada dapurrakyatnews.

Baca Juga:  Intip Kebersamaan Tim Merah Putih Sat Narkoba Polres Tala

Menurut Kapolres, destinasi wisata tersebut memiliki dua kelebihan. Selain membangun destinasi wisata yang unik dan menarik, serta mengikuti tren. Juga tidak mengganggu petani, saat hendak menggarap sawah.

“Juga nanti bisa dikembangkan, tidak hanya foto, tapi pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman bertani. Karena area persawahannya tetap ditanami padi, Itu sesuatu yang sangat menarik,” tutur Sigit.

Sigit pun optimis, tempat tersebut akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Ia juga berpesan, agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan agar semuanya aman.

“Namun kami berpesan, masyarakat maupun pengunjung tetap disiplin protokol kesehatan COVID-19. Harus ada pembatasan bagi pengunjung,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Petaka, Seorang Siswa Ditemukan Meninggal
Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik
Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh
‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut
VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS
UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎
Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Petaka, Seorang Siswa Ditemukan Meninggal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:16 WIB

‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut

Rabu, 30 September 2026 - 12:00 WIB

VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS

Berita Terbaru