Selama kegiatan berlangsung, peserta didik diperkenalkan dengan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, nilai-nilai pancasila, pendidikan anti korupsi, budaya sekolah, serta pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan saling menghormati antar sesama.
Menurut Junaidi, seluruh guru atau tenaga kependidikan, dan kakak kelas memiliki peran sebagai pendamping yang memberikan teladan dan menciptakan suasana belajar yang ramah, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan nyaman tanpa rasa takut.
“Keberhasilan MPLS ramah bukan diukur dari beratnya kegiatan, tetapi dari tumbuhnya rasa aman, bahagia, dan semangat belajar pada diri peserta didik,” katanya.
“Kami berharap pengalaman pertama di sekolah ini menjadi bekal untuk melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan MPLS ramah, SMPN 1 Nonggunong menegaskan komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berkualitas, serta berpihak pada kepentingan terbaik bagi setiap anak sebagai fondasi menuju masa depan yang lebih baik.
Penulis : R Agus Junaidi
Editor : Nazilatus Shurdi
Sumber Berita: Dapur Rakyat News
Halaman : 1 2






