Polres Pessel Himbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran 2025

- Editorial Team

Senin, 24 Maret 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polres Pesisir Selatan saat mendatangi salah satu pasar yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka mengingatkan masyarakat akan peredaran uang palsu.

Anggota Polres Pesisir Selatan saat mendatangi salah satu pasar yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka mengingatkan masyarakat akan peredaran uang palsu.

Dapurrakyatnews,- Jelang lebaran idul Fitri 1446 H tahun 2025, Polres Pesisir Selatan, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu.

Kapolres Pessel AKBP Derry Indra, S.I.K, MH pada Senin (24/03/2025) mengatakan, bahwa senantiasa waspada terhadap peredaran uang palsu, seiring meningkatnya transaksi ekonomi apalagi menjelang lebaran.

“Kami minta masyarakat lebih jeli dan teliti saat bertransaksi tunai,” ujar AKBP Derry Indra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian. lanjutnya, berdasarkan laporan terkini belum ada laporan terkait uang palsu yang beredar di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca Juga:  Ada 4 Prinsip, Menteri PANRB: Formula Penanganan Tenaga Non-ASN dalam Pembahasan

Jajaran Sat Intelkam telah diterjunkan untuk memantau aktivitas di lapangan, termasuk mendata lapak jasa penukaran uang yang mulai bermunculan.

“Kami terus melakukan Patroli secara berkala, masyarakat juga kami sarankan menukar uang langsung di bank untuk menghindari risiko,” katanya.

Lebih lanjut, AKBP Derry Indra menjelaskan masyarakat harus memahami ciri-ciri uang asli dan mampu melakukan deteksi secara mandiri menggunakan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang) maupun alat bantu seperti sinar ultraviolet.

Baca Juga:  Kebiadaban Zionis Berlanjut, Kyai Asal Kepulauan Angkat Bicara

Terkait ancaman hukum bagi pembuat uang palsu diancam pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp10 miliar sesuai UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

“Sementara penyimpan uang palsu, yang mengetahui uang tersebut palsu, bisa dipidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar. Jika diedarkan, ancamannya 15 tahun penjara dan denda Rp50 miliar,” terangnya.

Bahkan bagi pelaku yang membawa uang palsu masuk atau keluar wilayah Indonesia, ancaman hukuman penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp100 miliar sebagaimana diatur Pasal 36 Ayat 5 UU No. 7 Tahun 2011.

Baca Juga:  Kampung Tengah Segel Tiket ke-16 Besar Usai Menang 3-0 Atas Batang Betung

Pantauan Humas Polres Pessel dilapangan pagi tadi Kabag Ops Polres Pessel, AKP Teguh Priyatno, SH, dan Kasat Samapta AKP, Marga Siben, serta personelnya turun kelapangan yakni di Pasar Inpres Painan memberikan himbauan melalui pengeras suara, agar masyarakat selalu berhati-hati dalam bertransaksi, dan himbauan untuk selalu waspada terhadap gangguan kamtibmas lainnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru