Berita  

Gerakan Pangan Murah Pemkab Sumenep: Upaya Efektif Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Ach. Hidayat, saat mewakili kepala DKPP Sumenep dalam kegiatan Gerakan Pasar Murah di Kecamatan Lenteng.

Dapurrakyatnews – Pemerintah  melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep,  meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai langkah strategis untuk menstabilkan harga pangan dan menekan inflasi di daerah. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Sepakat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

GPM yang diinisiasi oleh DKPP Sumenep menyediakan berbagai bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti telur ayam ras, cabai rawit, bawang merah, dan sayuran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa harga pangan tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dapat memicu kenaikan harga bahan pokok.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si, melalui Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Ach. Hidayat, menegaskan bahwa GPM ini dirancang untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di pasaran. “Gerakan Pangan Murah ini bertujuan menekan inflasi dan menjaga agar harga pangan tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Hidayat, saat mewakili sambutan Kepala DKPP Sumenep. Selasa (20/08/2024).

Selain menyediakan bahan pokok, GPM kali ini juga memperkenalkan produk unggulan desa dari enam desa di sekitar Kecamatan Lenteng. “Kami bekerja sama dengan Bulog dan para penyuluh pertanian untuk menyukseskan kegiatan ini,” tambah Hidayat. Selasa (20/8/2024).

Dukungan dari berbagai pihak turut memperkuat pelaksanaan GPM. Dalam kegiatan ini, hadir sebanyak 17 pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah, Camat Lenteng, dan pimpinan Bulog Madura. Keberadaan stand Bulog, Gapoktan, dan penyuluh dari enam desa juga menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini, memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat.

Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pangan sering kali menjadi faktor utama dalam meningkatnya biaya hidup masyarakat, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap fluktuasi harga bahan pokok.

Oleh karena itu, inisiatif seperti GPM sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan v terjangkau. Dalam konteks ini, GPM bukan hanya sekedar acara, melainkan bagian dari strategi komprehensif pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dan menjaga kesejahteraan masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Sumenep berharap masyarakat dapat menikmati harga pangan yang lebih stabil dan terjangkau. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Sumenep, khususnya di wilayah kecamatan Lenteng dan sekitarnya, dapat lebih terjamin.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para pejabat yang hadir. Mereka melihat GPM sebagai langkah konkret pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Upaya bersama antara pemerintah daerah, Bulog, dan masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan inflasi di tingkat lokal.

 

Tinggalkan Balasan

2