Khofifah Panen Perdana Padi Varietas BK 01 dan 02 Agritan Icon Kabupaten Situbondo

- Editorial Team

Selasa, 23 Mei 2023 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati dan wakil bupati Situbondo hendak melakukan panen Padi BK 01 dan 02 .

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati dan wakil bupati Situbondo hendak melakukan panen Padi BK 01 dan 02 .

Dapurrakyatnews – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri panen perdana padi BK 01 dan 02 Agritan. Acara panen perdana padi BK tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, di Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Selasa (23/5/2023).

Setelah melalui berbagai tahapan dan uji coba, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah berhasil menciptakan bibit padi yang berkualitas dan unggul. Hal itu terbukti, hari ini bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama  Bupati Situbondo Karna Suswandi, melaksanakan panen perdana Bibit Padi BK 01 dan 02 Agritan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati Karna Suswandi meninjau padi BK 01 dan 02

Usai melalukan panen bersama Gubernur Jatim, Bupati Situbondo yang akrab disapa Bung Karna menjelaskan bahwa pihaknya menciptakan bibit padi BK ( Bung Karna ) Agritan, yang berkualitas unggul itu sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sektor pertanian .

“Bibit padi BK 01 dan 02 setelah di lakukan uji coba penanaman dan hasilnya sangat memuaskan. Untuk jenis BK 02 saja itu dalam satu tahun bisa di lakukan penanaman sebanyak 4 kali, dan akan menghasilkan 489 655 ton/ hektar . Itu menurut perhitungan dinas pertanian dengan demikian bisa di artikan, perbandingannya jika menanam padi dengan bibit jenis lain, hasilnya jauh berbeda dengan jenis varietas baru ini,” terang Bung Karna.

Sedangkan untuk bibit BK Situbondo 01 itu dalam satu tahun setelah di lakukan penanaman potensi hasilnya mencapai 463 ton 113 kg / hektar. Ke dua jenis padi tersebut mempunyai tekstur nasi yang pulen hingga di gemari masyarakat . Berdasarkan SK Menteri Pertanian yang sudah turun tanggal 17 pebruari 2023 lalu, maka bibit pad BK Situbondo 01 dan 02 Agritan itu layak di edarkan, ungkapnya.

Baca Juga:  Penyambutan dan Pelepasan Kapolres Situbondo di Sambut Prosesi Pedang Pora

“Dengan melihat potensi hasil bibit padi BK 01 dan 02 yang memuaskan, maka dalam beberapa bulan ke depan Bibit padi tersebut akan di berikan secara gratis pada seluruh kelompok tani di Kabupaten Situbondo. Hal ini semata hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan jika bibit padi BK Situbondo 01 dan 02 tidak hanya untuk petani lokal saja, namun Bibit pad ini dari Situbondo untuk Indonesia.

Baca Juga:  Penyegaran Birokrasi, Bupati Situbondo Pinta Tingkatkan Inovasi Tiap Instansi

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi atas upaya yang di lakukan Bupati Situbondo Karna Suswandi bersama Wakilnya, Nyai Hj Khoirani dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

“Ikhtiar Bung Karna bersama Nyai Hj Khoirani merupakan solusi yang sangat tepat di lakukan. Karena dengan menciptakan bibit padi yang berkualitas dan unggul itu, akan bisa menjawab tantangan PR dunia yaitu potensi krisis pangan, potensi krisis ekonomi dan krisis energi,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.

Dengan adanya bibit padi BK 01 dan 02 Agritan yang sangat berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, saya berharap dinas terkait dan juga seluruh kelompok tani akan lebih bersemangat.

“Sehingga harapan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dengan baik, pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB