Home / Tak Berkategori

Pasien Covid-19 di RSUD Moh Anwar Melandai, Puskesmas Melambai

- Editorial Team

Kamis, 22 Juli 2021 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, Sumenep – Banyaknya Nakes di Fasilitas Kesehatan yang terpapar Covid-19 membuat pelayanan terhadap masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi terhambat.

Kabupaten Sumenep memiliki 3 Rumah Sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 yakni, RSUD dr. H. Moh Anwar, RSI Kalianget dan RS Abuya. Serta Puskesmas penyangga yaitu, semua puskesmas yang berada di kepulauan kecuali Arjasa, Kangayan, Nonggunong, Dasuk, Gapura, Bluto dan Lenteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Puskesmas atau PKM yang lain, saat ini menjadi tempat perawatan pasien Covid-19. Sehingga hal tersebut menjadi pemicu banyaknya Nakes yang bertugas di PKM yang terpapar Covid-19. Seperti di PKM Sapeken dan yang terkini adalah PKM Pamolokan yang banyak Nakes-nya terpapar Covid-19, informasi yang diterima awak media saat ini ada 27 pasien Covid-19 di puskesmas tersebut. (kamis 22/7/2021)

Baca Juga:  Hilangnya Pemandangan Bendera Merah Putih di Kelas Kelas Sekolah Negeri dan Swasta

Baca juga : Gawat, Kepulauan Sapeken Darurat Covid-19

Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep, Agus Junaidi dalam sambungan telepon dengan Dapurrakyatnews mengatakan keheranannya dengan PKM yang sampai saat ini masih merawat Pasien Covid-19.

“Saya agak bingung juga dengan kebijakan yang mengharuskan puskesmas merawat pasien Covid-19. Mungkin masih wajar jika itu berlaku bagi puskesmas di kepulauan karena jarak dan alat transportasi,” kata Agus.

Puskesmas Pamolokan

Agus menambahkan, akan lebih bagus jika puskesmas yang saat ini merawat pasien Covid-19, untuk tidak lagi melakukannya. Namun, puskesmas pada gelombang pandemi kali ini, fokus pada vaksinasi, test dan pelacakan atau tracing. Disebutkan oleh Agus, hal tersebut akan sangat efektif untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Karena mereka akan fokus pada mereka yang Isoman (Isolasi mandiri), dan tracing bagi keluarga yang terpapar.

Baca Juga:  Investor Tak Berijin, Kredibilitas DPMPTSP Sumenep Dipertanyakan

“RSI Kalianget yang juga merawat pasien Covid-19 malah menjadikan Paviliun mereka untuk ruang rawat pasien Covid-19, untuk RSUD Moh Anwar, berani tidak mereka menjadikan ruang Paviliun mereka untuk ruang rawat Pasien Covid-19,” tambahnya dengan bertanya.

Baca juga ; Terlanjur Hancur, Pemerintah Desa Ketupat Abaikan PPKM Darurat?

Jika nanti RSUD berdalih bahwa kekurangan tenaga nakes, kenapa sampai saat ini managemen RSUD dr. H. Moh Anwar yang bisa mengelola anggaran sendiri karena sudah BLUD, tidak membuka pengambilan tenaga Kesehatan.

Baca Juga:  Pisah Sambut Kapolres Sumenep, Bupati hingga Budayawan Turut Hadir

Dirut RSUD dr. Erliyati, yang dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp mengatakan, “ke Pak Arman ya pak, karena saya lagi rapat internal membahas pelayanan Covid-19,” balasnya.

Dapurrakyatnews kemudian berusaha meminta konfirmasi sesuai arahan Dirut RSUD dr. H. Moh. Anwar, agar menghubungi Arman sebagai Humas yang mendapatkan jawaban yang sama. “Saya masih posisi rapat mas bersama Bu Dirut,” jawabnya singkat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api
Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8
Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi
Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK
Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎
Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Selasa, 15 September 2026 - 06:58 WIB

‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api

Minggu, 13 September 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8

Sabtu, 12 September 2026 - 22:36 WIB

Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK

Berita Terbaru